Prabowo Bertemu Megawati dan Puan di Istana, Jubir: Silaturahim Terjaga Baik meski Pernah Berkontestasi

Post a Comment


PANTAUSATU.id - Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak menilai, pertemuan antara Prabowo, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, dan Ketua DPP PDI-P Puan Maharani harus dimaknai sebagai ajang silaturahmi antar tokoh partai politik.

Menurut dia, pertemuan yang hangat itu menandakan bahwa komunikasi antara PDI-P dan Gerindra selaku partai yang dinaungi Prabowo Subianto tetap terjaga dengan baik.

"Politik kita terlalu banyak membaca memproduksi teks dari simbol-simbol, lalu jadi ramai. Sebenarnya ini hal yang biasa saja, apalagi Bu Mega dan Mbak Puan, dengan Pak Prabowo komunikasinya selama ini sangat cair dan bahkan ketika berkontestasi silaturahminya tetap baik, dan itu tetap dijaga," kata Dahnil saat dihubungi, Minggu (21/11/2021).

Lebih lanjut, Juru Bicara Menteri Pertahanan itu menuturkan, pertemuan tersebut sejatinya menjadi pembelajaran positif kepada semua pihak.

Pembelajaran itu, kata Dahnil, komunikasi yang terjaga baik meski antara ketiganya sempat berbeda pandangan politik.

"Ini bagian penting dan pembelajaran politik kepada seluruh anak bangsa bahwasanya, politik kita harus tetap guyub, harus tetap berkomunikasi atau tanda kutip kalau kata anak muda sekarang 'sering sering ngopi'," jelas dia.

Menurutnya, sikap politik yang seperti itu, jelas tidak akan memunculkan kesalahpahaman antar partai politik maupun tokoh-tokohnya.

Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa kontestasi antar partai politik tetap diperlukan. Hanya saja, Dahnil menilai yang harus diutamakan adalah menjaga silaturahmi.

Ia menekankan, hubungan yang baik juga dilakukan Prabowo tidak hanya kepada Megawati dan Puan Maharani dari PDI-P.

"Pak Prabowo tetap menjaga komunikasi dan silaturahmi yang baik, pun demikian dengan teman-teman partai dan tokoh tokoh yang lain," imbuh dia.

Selain itu, Prabowo juga disebut menjalin komunikasi yang baik dengan partai politik koalisi pemerintah.

Diketahui, Partai Gerindra juga merupakan salah satu dari sejumlah partai politik yang tergabung dalam koalisi pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Selain itu, Dahnil juga menilai bahwa pertemuan itu bukan telah direncanakan sebelumnya. Menurut dia, pertemuan antar ketiganya itu justru terjadi kebetulan.

"Pertemuan Pak Prabowo dan Bu Mega, Mbak Puan beberapa hari yang lalu di Istana Kepresidenan kebetulan. Karena Pak Prabowo, Bu Mega, dan Mbak Puan hadir dalam pelantikan Panglima TNI (Jenderal Andika Perkasa)," jelas Dahnil.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P Hasto Kristiyanto mengungkapkan adanya pertemuan antara Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Rabu (17/11/2021).

Pertemuan itu terjadi di Istana Negara. Namun, Hasto tak membeberkan apakah pertemuan itu dilakukan sesudah atau sebelum pelantikan Jenderal TNI Andika Perkasa menjadi Panglima TNI.

Pertemuan itu juga dihadiri oleh Ketua DPR sekaligus Ketua DPP PDI-P Puan Maharani.

Hasto mengatakan, pertemuan itu membahas seputar politik kebangsaan dan berbagai dinamika politik nasional. (kompas

Pantausatu
Media mencerahkan juga mencerdaskan

Berita lainnya

Post a Comment