Kades di Maluku Tenggara Kabur Usai Diduga Gelapkan Dana Desa Ratusan Juta

Post a Comment


PANTAUSATU.id - Kepala Desa (Kades) Rumah Dian, Kecamatan Manyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, Amandus Hans Watratan alias Ari kabur usai diduga menggelapkan dana desa hingga ratusan juta.

Warga serta perangkat desa melakukan pencarian untuk meminta pertanggung jawaban atas honor serta seluruh bantuan yang belum disalurkan.

Ketua Badan Seniri Ohoi (Desa) BSO, Yohanis Watratan mengatakan, Pencairan Dana Desa tahap 1 telah dilakukan pada tanggal 8 September 2021 lalu. 

Informasinya dana tersebut akan disalurkan kepada warga penerima bantuan pada Senin tanggal 13 september 2021 lalu, serta pembayaran honor bagi seluruh perangkat desa yang belum menerima tunjangan di tahun 2021.

"Namun karena merasa telah dipermainkan dan tidak dilaksanakan, sehingga memicu keributan yang mengakibatkan Kantor Desa Rumah Dian akhirnya di rusak oleh warga setempat," ujar Yohanis.

Yohanis menjelaskan, dari kejadian tersebut keesokan harinya melalui pengumuman resmi lewat pengeras suara warga kembali dijanjikan untuk berkumpul pada hari rabu tanggal 15 September 2021 untuk penyaluran dana yang sempat tertunda.

"Namun keributan kembali terulang ketika pelaksanaan penyaluran dana desa yang dijanjikan akan dilaksanakan pada saat itu hanya janji manis belaka. Beruntung, keributan kedua kalinya yang terjadi saat itu dapat segera ditangani oleh Aparat TNI Polri," katanya.

Dikatakan, dana yang belum disalurkan adalah Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp42.000.000. Sedangkan untuk bantuan lain-lain yang juga belum disalurkan yaitu anggaran untuk lembaga adat, Posyandu, Pengajar Paud, 

Linmas dan sebagainya sekitar Rp185.000.000 serta dana Anggaran Dana Ohoi (ADO) mencapai Rp92.000.000.

Akibat dari kejadian dugaan penggelapan dana desa pada masa pandemi saat ini, perekonomian masyarakat yang berada di Desa Rumah Dian lumpuh Total. 

Permasalahan tersebut secara resmi telah di laporkan ke Polres Tual untuk dapat melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Camat Manyeuw saat ditemui untuk dimintai keterangan terkait permasalahan yang terjadi, menolak memberi pernyataan. 

Dia beralasan tidak enak badan akibat baru selesai divaksin ketika didatangi wartawan ke kediamannya.

Sementara Kepala Inspektorat dan Sekertaris saat ini sedang berada di luar kota untuk menjalani tugas. (sindo

Pantausatu
Media mencerahkan juga mencerdaskan

Berita lainnya

Post a Comment