Sibuk Ngurusin Pegawai Mensos, Publik Pertanyakan Kinerja Komnas HAM: Kekerasan OPM, Bunuh Warga, Diam aja Loe

Post a Comment


PANTAUSATU.id - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) jadi sorotan masyarakat. Komnas HAM sibuk ngurusin para pegawai menteri sosial yang bakal dikirim ke tanah Papua bukan yang bukan pekerjaannya.

Sebagaimana dilansir kompascom, Komnas HAM meminta menteri sosial sebaiknya mengirimkan pegawai terbaiknya untuk bekerja di Papua dengan alasan untuk melindungi harkat dan martabat masyarakat di sana.

Komnas HAM bahkan menuding Mensos Rismaharini atas pernyataannya yang mengancam pegawainya bakal dipindahkan ke Papua dan segera minta maaf.

"Sebaiknya Bu Risma minta maaf" ucap Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara yang dikutip kompascom, Rabu (14/7/2021).

Terkait hal itu publik di media sosial (medsos) mempertanyakan kinerja daripada Komnas HAM yang beraninya mengurusi yang bukan urusannya. Sementara kasus-kasus yang lain seperti kekerasan, pembunuhan, pembakaran rumah dan yang lainnya Komnas HAM malah bungkam.

Seperti yang disuarakan netizen dengan akun Twitter @nila_mrt dimana tidak menyangka Komnas cepat sekali reaksi ketika Menteri Sosial akan mengirim pegawainya ke Papua.

"Grombolan kadrun komnas HAM kalo yg ginian cepet amat reaksinya.

Komnas HAM Desak Mensos Risma Minta Maaf dan Kirim Pegawai Terbaiknya ke Papua," kata akun @nila_mrt seperti dilihat pantausatu, Jumat (16/7/2021).

Sejumlah warganet lainnya mengomentari Komnas karena sudah masuk dalam domain politik yang bukan kerjaannya.

"Baru bu Risma komen kepada bawahannya. Itukan ranah wewenang dan kebijakan beliau. Komnas HAM nyinyir doang, bagaimana orang2 jadi korban kekerasan OPM Papua yg bakar rumah, bunuh warga dan buat kerusakan. Diam aja loe Komnas HAM?....," komen @ilhamxxx.

"komnas HAM alami kemerosotan intektual yg sangat parah, baiknya komnas HAM dipilih dari golongan akademisi dg minimal pendidikan S3 atau dari TNI-Polri dengan pangkat minimal Brigjen..., shg diharapkan mrk malu bicara yg kurang cerdas dan diluar konteks HAM," komen @wraharxxx.

"Komnas ham uda masuk kerana politik jadi bubarkan saja ,ga ada mamfaat nya sama skli,ketika warga papua dbunuh kelompk bersnjata,mereka hanya mingkem saja,ga tau batag hdung dimana..," komen @Azzman. (ps) 

Pantausatu
Media mencerahkan juga mencerdaskan

Berita lainnya

Post a Comment