Ditantang Politisi Demokrat, Andre Rosiade Malah Jawab Begini, ‘Bukan dengan Anak Buahnya Mas Ibas’

Post a Comment


PANTAUSATU.id - Andre Rosiade mengaku hanya menginginkan beradu debat maupun kinerja dengan Ketua Fraksi Demokrat, Edhi Baskoro Yudhoyono alias Ibas, bukan dengan anak buah Ibas.

Atas pernyataan Andre ini, rencana debat terbuka antara anggota Komisi VI Fraksi Partai Gerindra DPR RI Andre Rosiade dan anggota Komisi V Fraksi Partai Demokrat, Irwan Fecho pun terancam gagal.

“Setelah menerima masukan dari teman-teman. Urusan awal antara Andre Rosiade dengan Mas Ibas. Jadi kalo mau adu kinerja dengan bukti video rekaman kinerja di Ruang rapat dan Dapil, silahkan antara Andre Rosiade dengan Mas Ibas bukan dengan anak buahnya Mas Ibas,” kata Andre melalui akun Twitternya @andre_rosiade, Sabtu (10/7).

Pernyataan Andre tersebut merupakan jawaban dari tantangan Irwan Fecho yang menyatakan kesiapsediaanya untuk debat terbuka.

“Ayo @andre_rosiade kita ketemu. Bawa semua dokumentasimu. Bagaimana bang @DonAdam68 dan bang @NOTASLIMBOY? Ada yang ngajakin diadu dengan kader Demokrat, giliran saya siap malah mlipir,” tandas Irwan di akun Twitternya @irwan_fecho.

Salah satu pengguna Twitter @nasution_lokot yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara mengomentari bahwa kader-kader Demokrat memiliki mental loe jual gue beli.

“laki-laki dari @PDemokrat itu begini dek @andre_rosiade, sikit-sikit aja ngomongnya, tak pernah dia banggakan pengabdiannya pada rakyat, karena dia tau bahwa dia dipilih untuk menjadi abdi bagi negri ini, tapi kalau keluarganya ditantang. Kelar lo bots,” tandasnya.

Sebenarnya, perseteruan ini bermula saat Andi Arief menyinggung nama Andre Rosiade saat membahas soal pandemi.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu Demokrat (Bappilu) itu menyebut bahwa kader partainya tidak asal bicara soal pandemi.

“Kader Partai Demokrat tidak asal bicara. Kami diskusi rutin dengan para ahli ekonomi, ahli kesehatan dll,” katanya melalui akun Andiarief__.

“Memutuskan untuk ingatkan bahaya sebagai negara gagal punya dasar kuat, bayangkan kalau puncak pandemi kasus menimpa di atas 700 ribu per hari? Bro Andre Rosiade harus aware dengan ini,” lanjutnya.

Menanggapi itu, Andre Rosiade pun menantang kader Demokrat untuk adu kinerja, baik DPR maupun di Daerah Pemilihan (Dapil).

“Boleh diadu sama kader anda. Mau kerja di DPR atau bantu rakyat di Dapil. Saya tunggu adu kinerjanya dengan rekam jejak yang jelas. Tapi ada yang aneh. Ngajak rapat aja kok pada ngamuk sih hehehe,” ujar Andre. (ral/rmol/pojoksatu

Pantausatu
Media mencerahkan juga mencerdaskan

Berita lainnya

Post a Comment