Publik Desak Polisi Periksa LSM ICW Soal Kasus Dana Asing Dengan Jumlah Fantastis

Post a Comment


PANTAUSATU.id - Terpantau di media sosial (medsos), Indonesia Corruption Watch (ICW) dalam kasus penerimaan dana asing yang jumlahnya sangat fantastis.

Publik tidak menyangka sebuah lembaga yang kerjanya memberantas korupsi justru malah menggunakan dana bantuan asing yang tidak jelas asal-usulnya.

"Jika memang ICW sebagai LSM yang peduli dgn pemberantasan korupsi & clean government maka tidak akan memiliki beban untuk menjelaskan pd publik," tulis akun Twitter @Rizmaya seperti dilihat pantausatu, Selasa (22/2/2021).

Akun itupun meminta Polisi untuk memeriksa LSM ICW yang dimana publik harus tahu sejelas-jelasnya.

"KPK, Polri, Dan BPK Harus Periksa ICW Karena Penggunaan Dana Bantuan Asing Diduga Tak Jelas," tulisnya.

Sebelumnya diberitakan, Arief Poyuono menyebut ICW mendapatkan kucuran dana asing yang penggunaannya disebut-sebut tidak jelas.

Arief mengaku memiliki data hibah yang diterima ICW. Disebutkan, ICW menerima dana sebesar USD2,8 juta dari UNODC melalui KPK.

Nominalnya setara dengan Rp21,8 miliar dan Rp1.474.974.795. Selain itu, ICW juga menerima kucuran dana dari USAID tahun 2015 sebesar USD289 juta.

Dana ini disebut tidak bisa dipertanggungjawabkan dan tidak bisa diaudit BPK RI. (ps) 

Pantausatu
Media mencerahkan juga mencerdaskan

Berita lainnya

Post a Comment