Kejagung Tangkap Buronan Kakap 1,4 Triliun, Netizen: KPK OTT Receh

Post a comment
Ilustrasi uang


PANTAUSATU.id
- Publik di media sosial (medsos) menyindir KPK yang cuma bisa menangkap koruptor kelas receh. 

Berawal dari Netizen dengan Akun @yusuf_dumdum membagikan postingan Kejaksaan menangkap buronan Rp 1, 4 Triliun. 

"Gila sampai triliunan yang dibobol. Kira2 ini boleh dikatakan OTT, gak ya ?  😂

Kejagung Tangkap Buron Pembobol Dana Pensiun Pertamina Rp1,4 Triliun," tulis @yusuf_dumdum di medsos, Rabu (3/3/2021).

Tak lama kemudian, sejumlah netizen lain langsung kompak menyentil KPK dengan komen-komen menohoknya yang tak mampu kerja yang hanya bisa melindungi Gubernur Anies.

"Pak @jokowi  tolong bubarkan @KPK_RI  ,menghabis kan dana oprasi trilyunan tiap bulan ,hanya bekerja untuk melindungi @aniesbaswedan," tulis @MudasirRomini.

"Perkuat Kejaksaan dan Kepolisian, bubarkan saja KPK. Cuma bisa nangkepin ott ecek dg biaya segede gunung. Nggak guna 😠😠😠," tulis @tutiekso.

"Kejagung nangkapnya kelas kakap semua.. KPK nangkap OTT recehan.. Oalah kebalik2.. 🤭👌," tulis @budisiswa01.

KPK diberitakan baru-baru ini menciduk Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah yang kelas receh korupsi Rp 1 Miliar. 

Sementara Kejaksaan Agung kemarin telah menangkap buronan Rp 1,4 Triliun dana pensiun PT Pertamina pada Selasa (2/3/2021). Buronan itu bernama Bety. 

Bety adalah Komisaris Utama PT. Sinergi Millenium Sekuritas yang menjadi daftar pencarian orang (DPO) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat. (ps) 

Pantausatu
Media mencerahkan juga mencerdaskan

Berita lainnya

Post a comment