DPRD DKI Sebut Anies Harus Bertanggungjawab Soal Korupsi Rumah DP 0 Persen, Netizen: Layak utk Pemakjulan

Post a comment


PANTAUSATU.id - Kasus rumah DP 0 persen terus disoroti publik lantaran dikorupsi anak buah Gubernur Anies Baswedan yaitu Yoory C Pinontoan. Anies tetiba langsung memecatnya.

Kasus mega korupsi itu terus bergulir hingga menyeret Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi.

Prasetyo Edi membantah terlibat dalam kasus tersebut. Dia malah menyebut Gubernur Anies lah yang harus bertanggungjawab dalam korupsi ini.

"Yang bertanggungjawab ya Gubernur, Gubernur tahu kok, disini keterlibatan Gubernur," ucap Prasetyo Edi dalam rapat bersama Komisi B DPRD DKI bersama Perumda Sarana Jaya, yang dikutip detikNews, Senin (15/3/2021).

Selain Gubernur Anies, Prasetyo juga menyebut Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria.

"Makanya saya katakan dalam rapat Sarana Jaya, masa Wagub tidak bisa menjawab, tidak mengerti masalah program DP 0 rupiah," sambungnya.

Diluar, hebohnya kasus mega korupsi menjadi perhatian publik di ramah dunia maya.

Netizen dengan akun @MrsRachelln menyentil pejabat-pejabat disana.

"Klo Gubernur bilang ga tau apa2, emang taumya cuma trima penghargaan❓Yg gt mah bocah TK jg bs‼😊 Ketua DPRD DKI Minta Anies Tanggung Jawab Kasus Lahan Rumah DP Rp 0," tulis @MrsRachelln seperti dilihat pantausatu, Selasa (16/3/2021).

Sejumlah warganet lainnya ikut menanggapi mega korupsi yang dilakukan Pemprov DKI.

"kl terima penghargaan aja, satu dunia dikasih tau, tp kl soal anggaran mencurigakan dia berlagak pilon, wan aibon....wan aibon, si gub jago anggaran janggal pujaan @GusSholik ni," komen @bknMuslim***

"Harusnya fraksi @PDI_Perjuangan di DPRD DKI bela rakyat bukan ikut arusnya si anies. Sdh 3 thn gak ada kerja yg bener, dprd anteng aja," komen @kangmir***

"Terungkapnya kasus korupsi pengadaan lahan Rumah DP 0 Rupiah DPRD DKI JAKARTA sudah layak utk melakukan Pemakjulan ke Wan Abud supaya beliau fokus dgn kasus tersebut," komen @Bryok*** (ps)

Pantausatu
Media mencerahkan juga mencerdaskan

Berita lainnya

Post a comment