Wagub DKI Sebut Lockdown Akhir Pekan Usulan Pribadi Anggota DPR

Post a Comment
Ahmad Riza Patria

PANTAUSATU.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan, rencana lockdown akhir pekan berasal dari usulan pribadi dari anggota DPR RI Saleh Daulay. 

Menurut Riza, usulan tersebut terlontar karena saat ini tidak memungkinkan apabila pemerintah memberlakukan lockdown penuh dalam waktu tertentu. 

"Ya itu kan usulan pribadi karena memang kalau kita lockdown sepanjang waktu, dua minggu, satu bulan, atau lebih, itu kan kita belum memungkinkan," kaat Riza melalui rekaman suara yang diterima, Kamis (4/2/2021). 

Kendati demikian, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap akan mengkaji usulan tersebut. 

Bahkan Pemprov DKI Jakarta, sebut Riza, juga mengkaji berbagai usulan dari epidemiolog soal kemungkinan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ketat seperti dulu. 

Baca juga: Tembus 3.567 Kasus Baru Covid-19, Fraksi PAN DPRD DKI Dukung Terapkan Lockdown Akhir Pekan Jakarta

Menurut Riza, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ini tengah menggodok usulan itu dengan berbagai pihak, antara lain jajaran Forkopimda, epidemiolog, dan lain-lain. 

Bahkan, Riza menyebut, Anies dan beberapa kepala daerah lainnya telah bertemu dengan Presiden Joko Widodo untuk berdiskusi dan menyampaikan masalah di masing-masing daerah. 

"Namun demikian, semua usulan itu akan dikaji, didiskusikan, diteliti, dan dibahas. Kami sendiri membahas masukan-masukan dari siapa saja, termasuk pemerintah pusat," kata dia. 

Riza juga meminta masyarakat untuk patuh terhadap aturan dan mengurangi bepergian keluar rumah. 

Sebelumnya, Riza mengakui bahwa apa yang dikatakan Presiden Joko Widodo terkait pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang dijalankan masih belum efektif. 

Pada prinsipnya, Pemprov DKI Jakarta meyakini program yang diusulkan oleh DPR RI dan pemerintah pusat bertujuan baik dalam penanganan Covid-19. 

Dia juga membenarkan fakta di akhir pekan banyak warga Jakarta yang beraktivitas keluar rumah mengisi waktu senggang mereka. 

"Tidak hanya ke pasar, ke mal, tetapi juga ke tempat-tempat rekreasi, termasuk berkunjung ke sanak saudara, termasuk juga ke luar kota," ujar Riza. (kom/ps)

Pantausatu
Media mencerahkan juga mencerdaskan

Berita lainnya

Post a Comment