PPATK Sudah Lakukan Pekerjaannya, Sejumlah Rekening Ormas Terlarang FPI Langgar Hukum

Post a Comment
Dian Ediana Rae

PANTAUSATU.id - Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Dian Ediana Rae telah melakukan pekerjaannya memerika 92 rekening ormas terlarang FPI.

Dian mengatakan rekening-rekening ormas terlarang FPI akan ditindaklanjuti penyidik Polri karena dicurigai melawan hukum.

"Berdasarkan hasil koordinasi dengan penyidik Polri, diketahui adanya beberapa rekening yang akan ditindaklanjuti penyidik Polri dengan proses pemblokiran karena adanya dugaan perbuatan melawan hukum," ujar Kepala PPATK, Dian Ediana Rai, Minggu (31/1).

Baca juga: Soal Lahan Rizieq di Megamendung, Polisi Dalami Puluhan Laporan PTPN VIII

Dian menegaskan akan terus melakukan pekerjaannya bilamana ada rekening lain yang dicurigai yang dilaporkan.

"PPATK masih tetap dapat melakukan fungsi intelijen keuangan berdasarkan UU No.8 Tahun 2010 dan UU No.9 Tahun 2013 terhadap rekening-rekening terkait apabila di kemudian hari menerima laporan transaksi Keuangan yang mencurigakan (LTKM) dan/atau sumber informasi lainnya," kata Dian.

Sebelumnya diketahui, PPATK telah melakukan tindakan penghentian transaksi rekening FPI pasca ditetapkannya sebagai ormas terlarang oleh Pemerintah 30 Desember 2020. 

FPI semenjak berdirinya sudah menjadi duri dalam Pemerintahan. FPI selalu mencari gegara main hakin sendiri ditengah masyarakat, dengan dalih membawa misi agama. (ps)

Pantausatu
Media mencerahkan juga mencerdaskan

Berita lainnya

Post a Comment