Israel Sita Rp 1,6 Miliar dan Barang yang Dikirim Hamas dari Turki ke Tepi Barat

Post a Comment
Pendukung Hamas

PANTAUSATU.id - Israel menyita lebih dari 120.000 dollar Amerika Serikat (AS) (Rp1,6 miliar) beserta kontainer berisi barang yang dikabarkan dikirim Hamas dari Turki ke Tepi Barat. 

Melansir The Times of Israel, uang yang dikirim Hamas dari Turki ke Tepi Barat itu bertujuan untuk mendanai operasional kelompok teror ungkap Kementerian Pertahanan Israel pada Senin (15/2/2021). 

Adapun penyitaan merupakan hasil penyelidikan bersama antara Biro Nasional Pembiayaan dan Penanggulangan Teror dari Kementerian Pertahanan, Dinas Keamanan Shin Bet dan Otoritas Bea Cukai. 

Uang tersebut disita dari rekening bank milik 4 orang dan 2 entitas perusahaan. 

Selain itu, beberapa kiriman barang yang dikirim dari Turki ke Pelabuhan Ashdod juga disita menurut kementerian itu. 

Kementerian Pertahanan menambahkan bahwa jalur Hamas untuk memindahkan uang ke operasinya sekarang telah diblokir. 

Menteri Pertahanan Benny Gantz menandatangani perintah penyitaan uang dan barang pada 26 Januari, tetapi operasi itu tidak diumumkan ke publik hingga Senin hari ini. 

Seorang juru bicara menteri menolak berkomentar tentang waktu tersebut. 

Menurut Kementerian Pertahanan, uang dan barang tersebut dikirim oleh Hamas melalui dua perusahaan Turki, Sense Sanitary Company dan Tikkno Plus Ic Ve Dis. 

"Ini dimiliki bersama oleh operasi Hamas Abdallah Fuqaha, yang tinggal di Turki, dan Ayman Al Massri, dari daerah Nablus," kata kementerian itu. 

Selain Fuqaha dan Al Massri, dana dari Salama Aziz Muhammad Mari dan Yussef Taher Mahmoud Al Karem yang keduanya dari Turki juga disita. 

"Kami akan terus tanpa henti menghadapi teror dan melacak infrastrukturnya di mana pun berada, di Israel atau di luar Israel," kata Gantz sembari memuji hasil upaya kementeriannya, Shin Bet, dan Otoritas Bea Cukai. (kom/ps)

Pantausatu
Media mencerahkan juga mencerdaskan

Berita lainnya

Post a Comment