Dibalik Viral Tagar #PKSDukungKitaTolak di Medsos

1 comment
Ilustrasi Pilkada


PANTAUSATU.id
- Terpantau di media sosial (Medsos) tanda pagar (tagar) #PKSDukungKitaTolak viral pada Kamis, (25/2/2021) dimana masuk dalam 5 besar trending topik Twitter.

Adapun dibalik tagar itu terkait revisi UU Pilkada yang dilakukan PKS. PKS minta Pilkada dilaksanakan 2022. 

Padahal sebelumnya sudah disepakati bersama semua partai politik bahwa Pilkada diselenggarakan pada tahun 2024. 

Belakangan diketahui, PKS ngotot UU Pemilu itu direvisi diduga untuk nafsu politiknya dimana menginginkan Anies Baswedan maju Pilkada lagi di 2022. Diketahui Anies segera lengser pada tahun tersebut.

Akun @catatankaki*** melihat apa yang lakukan PKS adalah sebuah blunder. Akun itu bahkan menyebut Anies kerjanya tidak becus.

"Lah pede bgt siapa yg mo jegal anies??  Dah sana kerja yg bener, klo kerjaan lo bener jg bakal kepilih lg.! Tp kyknya gak bakal deh! Urus banjir dan pandemi di jakarta aja gak becus!!!  Ngaca!! #PKSDukungKitaTolak Revisi UU Pemilu dna Pilkada 2024," tulis @catatankaki***

Akun @OrangBia*** dalam postingannya menyebut mantap yang disertai tagar yg lagi viral. 

"Mantaaaap...!!! Tujuh fraksi lain menolak melanjutkan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu.

#PKSDukungKitaTolak," tulis @OrangBia***

Sementara akun @Rainy*** mengatakan dalam cuitannya yang menyindir pedes PKS.

"#PKSDukungKitaTolak Ya Logika saja, UU belum pernah dijalankan sudah mau di revisi aja. Yg guoblok siapa?" tulis @Rainy***

Sebelumnya, semua partai politik sudah sepakat bahwa penyelenggaraan Pilkada serentak sepakat tahun 2024. Kini UU Pemilu tentang Pilkada diminta PKS untuk direvisi. Selain PKS, partai Demokrat juga minta direvisi.

Adapun partai politik yang menolak revisi UU Pemilu yaitu PDIP, Gerindra, PAN, PKB, Golkar, PPP. (kom/ps)

Pantausatu
Media mencerahkan juga mencerdaskan

Berita lainnya

1 comment

Post a Comment