Abu Janda Penuhi Panggilan Bareskrim Polri Terkait Cuitan Provokasi Tengku Zulkarnain 'Islam Arogan'

Post a Comment
Abu Janda vs Tengku Zul


PANTAUSATU.id
- Permadi Arya alias Abu Janda sudah memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri. Abu Janda akan menjalani pemeriksaan terkait cuitan 'Islam arogan'.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Pol Slamet Uliandi. Brigjen Slamet membenarkan jika Abu Janda sudah datang memenuhi panggilan polisi.

"(Abu Janda sudah) hadir," kata Brigjen Slamet saat dihubungi wartawan, Senin (1/2/2021).

Baca jugaHabis Serukan Un Follow Abu Janda, Susi Pudjiastuti Ogah Mengakui Dirinya Kadrun, Malah Maki-maki Warganet

Perlu diketahui, kasus Abu Janda yang mengatakan bahwa Islam itu arogan berawal dari cuitan provokasi Tengku Zulkurnain. 

Tengku Zul membuat narasi kebencian terhadap Pemerintah dalam kicauannya. Tengku Zul membandingkan situasi Afrika Selatan dengan di Indonesia dengan menyebut-nyebut arogan.

"Dulu minoritas arogan terhadap mayoritas di Afrika Selatan selama ratusan tahun, Apertheid. Akhirnya tumbang juga. Dimana mana negara normal tdk boleh mayoritas arogan terhadap minoritas. Apalagi jika yg arogan minoritas. Ngeri melihat betapa kini ulama dan Islam dihina di NKRI," tulis Tengku Zul di akun medsosnya, Minggu (24/1/2021). 

Cuitan Tengku Zul mendapat respon warganet yang membacanya, termasuk Abu Janda. Dari sinilah Abu Janda menyebut-nyebut Islam arogan yang mengomentari cuitan ke Tengku Zulkarnain. 

"Yang arogan di Indonesia itu adalah islam sebagai agama pendatang dari Arab kepada budaya asli kearifan lokal. haram-haramkan ritual sedekah laut, sampe kebaya diharamkan dengan alasan aurat," balas Abu Janda, Minggu (24/1/2021).

Abu janda memberikan link berita detikcom ke Tengku Zul dimana terkait pelarangan-pelarangan Islam terhadap tradisi lokal di Indonesia.

"ritual tradisi asli dibubarin alasan syirik, pake kebaya dibilang murtad, wayang kulit diharamin... dan masih banya lagi upaya penggerusan pemusnahan budaya lokal dengan alasan syariat... kurang bukti apalagi islam memang arogan terhadap kearifan lokal?," sambung Abu Janda membalas cuitan Tengku Zul. (ps)   

Pantausatu
Media mencerahkan juga mencerdaskan

Berita lainnya

Post a Comment