Viral Video KPK Disusupi Radikalisme dan Taliban: Febri Diansyah Terciduk

Post a Comment
kantor KPK

PANTAUSATU.id - Terpantau di media sosial beredarnya sebuah video viral tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah disusupi pemikiran radikalisme dan Taliban. Video yang berdurasi 1 menit 13 detik dengan terang benderang tampak Mahasiswa sedang diberi arahan untuk bertindak radikal yang diduga dilakukan oleh KPK.

Video yang diunggah oleh akun @mochamadarip, Sabtu (23/1/2021), nampak terciduk jelas ada mantan juru bicara (Jubir) KPK Febri Diansyah sedang asik duduk bersama Mahasiswa. 

Sayangnya tidak jelas kapan video itu dibuatnya, namun yang pasti banyak warganet yang merespon yang sangat menyayangkan yang telah dilakukan KPK.

Akun @severian** meminta penjelasan KPK dengan mencolek mantan jubir KPK Febri Diansyah. "Mas @febridiansyah boleh jelasin?," tanya @severian**.

Eks Jubir KPK Febri Diansyah langsung menjawab singkat dan padat. "Isu basi 'Taliban' diulang2 kembali?," jawab Febri Diansyah. 

Tidak cukup cuma disitu, netizen @immanuel_pa*** tidak puas dengan jawaban Febri Diansyah. Akun @immanuel_pa*** meminta Febri Diansyah jangan cuma sekedar ngomong saja tapi dibuktikan. 

"Di jelas kn la dengan bukti2 klo emank isu itu gk benar. Klo hny blng isu basi mn selesai," tulis @immanuel_pa***.

Terus bergulirnya isu radikalisme dan Taliban, para pimpinan KPK angkat suara. KPK berlomba-lomba membantah keras tudingan video itu yang sudah tersebar di media sosial.

"Selama satu tahun saya dan pimpinan KPK periode 2019–2023 memimpin KPK, kami pastikan tidak ada radikalisme dan taliban di KPK seperti yang disebutkan," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, Senin (25/1/2021). 

Gufron menuding ada tersebarnya video itu ada maksud dan tujuan tertentu.

"KPK mencurigai diangkatnya isu tersebut adalah upaya pihak-pihak yang punya tujuan-tujuan tertentu apa pun itu," ujar Ghufron. 

Sementara Wakil Ketua KPK Alexander Marwata berbeda pandangan dengan Gufron. Alex mengakui video itu benar tapi mengelak dengan menyebut Taliban itu cuma ada di Afghanistan. 

"Kalau taliban dalam pengertian militan dalam pemberantasan korupsi mungkin iya, tapi kalau taliban yang lain, mungkin hanya ada di Afghanistan," kata Alex. (ps)

Berikut videonya:

Pantausatu
Media mencerahkan juga mencerdaskan

Berita lainnya

Post a Comment