Terima Laporan Cuitan SBY-AHY Bodoh, Polisi Kaji Ada-Tidaknya Unsur Pidana

Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin

PANTAUSATU.id - Kapolda Sumut, Irjen Martuani Sormin, mengatakan pihaknya bakal profesional dalam memproses laporan terkait cuitan Guru Besar USU, Prof Yusuf Leonard Henuk, yang menyebut SBY dan AHY bodoh. Saat ini polisi masih mengkaji ada-tidaknya unsur pidana di laporan itu.

"Kan semua yang berkaitan dengan laporan, hal yang dilakukan penyidik adalah melakukan gelar perkara apakah mengandung tindak pidana atau tidak. Setelah mengandung tindak pidana, langkah kedua yang dilakukan oleh penyidik adalah memanggil saksi ahli," kata Martuani di Medan, Kamis (14/1/2021).

Martuani mengatakan pihaknya bisa saja meminta keterangan dari saksi ahli untuk menguatkan ada-tidaknya dugaan pidana dalam laporan itu. Martuani mengatakan pihaknya masih mempelajari kasus tersebut.

"Sampai saat ini penyidik sedang mempelajari kasus tersebut dan saya percaya, penyidik-penyidik saya akan profesional dalam menangani semua perkara atau pengaduan yang dilakukan oleh siapa pun," ujar Martuani.

Sebelumnya, Guru Besar USU Prof Yusuf Leonard Henuk dilaporkan terkait cuitannya di akun Twitter @ProfYLH yang menyebut Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bodoh. 

Laporan ini bernomor STTLP/75/I/2021/SUMUT/SPKT 'I'. Pelapor mengatakan cuitan Prof Yusuf menghina SBY dan AHY.

"Tadi sore saya laporkan akun Twitter atas nama Profesor Yusuf L Henuk, terus akun Facebook atas nama Profesor Yusuf L Henuk atas unggahan dia yang menyatakan pertama SBY itu bodoh, AHY itu bodoh, terus semua kader dan militan SBY itu bodoh dan penjilat," kata pelapor, Subanto, Rabu (13/1).

"Saya selaku kader Demokrat di kota Medan yang dipimpin Pak Burhanuddin Sitepu merasa keberatan yang disampaikan profesor tadi. Saya anggap itu menghina ketua umum (Partai Demokrat) dan mantan presiden kita yang ke-6," sambungnya.

Prof Yusuf Leonard Henuk juga telah menjelaskan alasan dirinya menulis SBY-AHY bodoh. Dia menyebut seharusnya SBY-AHY menanggapi cuitannya secara langsung. Dia juga mengaku tak masalah dipolisikan.

"Ya tidak apa-apa, memang saya sudah siap," ucap pria yang kerap disapa Henuk itu.

Akun Twitter @ProfYLH mengunggah cuitan soal SBY dan AHY. Henuk dalam cuitannya menyebut SBY bodoh terkait persoalan vaksinasi COVID-19. Dia juga menyinggung SBY sok suci.

"Yth. @SBYudhoyono, memang kau bodoh sekali, karena Pemerintah @jokowi sudah berulangkali ingatkan tak hanya vaksin lalu semua beres, tapi tetap dilakukan 3 M. Kau sok suci bawa-bawa nama Tuhan seperti FPI yang kau besarkan&dibubarkan @jokowi, jadi terbukti kau memang munafik sekali," tulis akun @ProfYLH.

Akun tersebut juga mengunggah cuitan yang menyebut AHY bodoh terkait jatuhnya sebuah pesawat. 

Dia menyebut AHY bodoh serta meminta AHY belajar mengenai sejarah jatuhnya pesawat.

"Yth Ketua Umum @PDemokrat, @AgusYudhoyono, @ProfYLH terpaksa harus buktikan memang kau BODOH sekali,karena sepanjang sejarah jatuhnya pesawat di Indonesia, tak pernah ada "GOVERNMENT ERROR" penyebabnya, tapi "7 FAKTOR" (https://indonesiabaik.id/infografis/7-faktor-penyebab-jatuhnya-pesawat...).Maaf kau bodoh turunan, belajar lagi AHY!," tulisnya. (detik/ps) 

REKOMENDASI

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel