Terbongkar! Pigai Ternyata Seorang Sales Jasa bukan Mantan Aktivis Komnas HAM

Natalius Pigai


PANTAUSATU.id
- Pigai, yang katanya aktivis Komnas ternyata hanyalah seorang sales yang menawarkan jasa kepada semua orang.

Hal itu terbongkar setelah AM Hendropriyono secara terbersit mencuitkan pekerjaan sebenarnya dari seorang Natalius Pigai. 

"Waktu pertama kali kita kenal, kamu adalah komisioner Komnas HAM. Kita bertemu di restoran Kunskring di Jl Teuku Umar. Dgn bersemangat kmu menawarkan jasa, utk membela saya dlm kasus Talangsari," kata AM Hendropriyono, Jumat (1/1/2020). 

Terbongkarnya Pigai jadi Sales Komnas HAM bermulai dari kicauannya di media sosial. Pigai menghina AM Hendropriyono dengan sebutan dedengkot tua. 

Pigai ucap kasar begitu lantaran tidak suka AM Hendropriyono dukung pemerintah larang FPI hingga bila perlu antek-anteknya dibubarkan. 

"Ortu mau tanya. Kapasitas Bp di Ngr ini sbg apa ya, Penasehat Pres, Pengamat? Aktivis?. Biarkan diurus gen Abad ke 21 yg egaliter, humanis, Demokrat. Km tdk butuh hadirnya dedengkot tua. Sebabnya Wakil Ket BIN & Dubes yg Bp tawar saya tolak mentah2. Maaf🙏," tulis Natalius Pigai di akun Twitternya, Jumat (1/1/2021).

Perseteruan antara Pigai dengan Hendropriyono soal kebobrokan kinerja Komnas HAM menjadi sorotan publik. 

"Ternyata doi pernah menawarkan jasa yg tdk pantas di lakukan , karena menjadi konflik kepentingan , mau jadi apa dia kalau jadi pejabat Pak @edo751945 . ternyata  markus juga dia...Terimakasih info penting ini Pak @edo751945 , salut buat Bapak , selamat Tahun Baru 2021," tulis @tanggo98.

"Seharusnya jika menjadi Komisioner Komnas HAM,.jika melihat sesuatu yg tidak benar, Hati Nurani terpanggil, dan bukan ngemis ngemis untuk menawarkan JASA ... seperti itukah Kredibilitas Lembaga yg terhormat seperti KOMNAS HAM .... Jawab....!!," tulis @Dante***.

"O ternyata aslinya begitu, Bergerak kemana angin bertiup. Dan kini, ia dianggap ANGIN. Pigai...pigai," tulis @Satupriodelagi. 


(pantausatu)  

REKOMENDASI

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel