Soal Seruan Un Follow Abu Janda, Denny Siregar Ingatkan Susi Pudjiastuti: Hidup Memang Seanjing Itu

Post a Comment
Susi Pudjiastuti

PANTAUSATU.id - Publik masih terus membicarakan Abu Janda alias Permadi Arya terkait omongannya yang menyebut Islam arogan, termasuk mantan menteri Susi Pudjiastuti. 

Susi mengatakan jangan mendengarkan ocehan-ocehan Abu Janda yang melukai perasaan publik

"Saya pikir saatnya dihentikan ocehan-ocehan seperti ini yang selalu menyinggung perasaan publik," kata Susi Pudjiastuti di medsos twitternya. 

Merasa terganggu dengan kelakuan Abu Janda, Susi menyerukan untuk mengunfollow Abu Janda dan tidak perlu peduli kepadanya.

"Ayo kita unfollow dan jangan pedulikan lagi orang-orang seperti ini," ucap Susi.

Baca juga: Soal Abu Janda, Pemuda Muhammadiyah: Dia hanya keliru menafsirkan Islam

Terkait hal itu, Pegiat media sosial Denny Siregar angkat suara seraya membela Abu Janda yang lagi diomongin mantan menteri Susi Pudjiastuti.

Denny Siregar mengungkapkan kalau Ibu Susi pernah dibela Abu Janda lantaran ada seorang menteri bertato.

"Yang lucu, saat bu Susi diserang karena sebagai Menteri is tatoan dan merokok, Abu Janda lah salah satu pembelanya yang militan," kata Denny Siregar di medsos, Sabtu (30/1/2021).

Kini ketika Abu Janda diserang warganet, Denny Siregar sangat menyayangkan sikap Susi Pudjiastuti untuk un follownya.

"Tapi ketika bu Susi berseru untuk unfollow Abu Janda, orang2 yang dulu menyerang bu Susi mendadak jadi pengagumnya. Hidup memang seanjing itu," sambung Denny Siregar.

Baca juga: Komentari Abu Janda dan Ajak Unfollow, Warganet malah ramai-ramai semprot Susi Pudjiastuti

Perlu diketahui, kasus Abu Janda yang mengatakan bahwa Islam itu arogan berawal dari cuitan provokasi Tengku Zulkurnain. 

Tengku Zul membuat narasi kebencian terhadap Pemerintah dalam kicauannya. Tengku Zul membandingkan situasi Afrika Selatan dengan di Indonesia dengan menyebut-nyebut arogan.

"Dulu minoritas arogan terhadap mayoritas di Afrika Selatan selama ratusan tahun, Apertheid. Akhirnya tumbang juga. Dimana mana negara normal tdk boleh mayoritas arogan terhadap minoritas. Apalagi jika yg arogan minoritas. Ngeri melihat betapa kini ulama dan Islam dihina di NKRI," tulis Tengku Zul di akun medsosnya, Minggu (24/1/2021). 

Cuitan Tengku Zul mendapat respon warganet yang membacanya, termasuk Abu Janda. Dari sinilah Abu Janda menyebut-nyebut Islam arogan yang mengomentari cuitan ke Tengku Zulkarnain. 

"Yang arogan di Indonesia itu adalah islam sebagai agama pendatang dari Arab kepada budaya asli kearifan lokal. haram-haramkan ritual sedekah laut, sampe kebaya diharamkan dengan alasan aurat," balas Abu Janda, Minggu (24/1/2021).

Abu janda memberikan link berita detikcom ke Tengku Zul dimana terkait pelarangan-pelarangan Islam terhadap tradisi lokal di Indonesia.

"ritual tradisi asli dibubarin alasan syirik, pake kebaya dibilang murtad, wayang kulit diharamin... dan masih banya lagi upaya penggerusan pemusnahan budaya lokal dengan alasan syariat... kurang bukti apalagi islam memang arogan terhadap kearifan lokal?," sambung Abu Janda membalas cuitan Tengku Zul. (ps)

Pantausatu
Media mencerahkan juga mencerdaskan

Berita lainnya

Post a Comment