Soal Isu New FPI Terus Disebarkan Media Online, Begini Respon Santai Mahfud MD

Post a Comment
Mahfud MD


PANTAUSATU.id
- Menkopolhukam Mahfud MD merespon santai tentang berita isu New FPI terus digulirkan sejumlah media massa online pasca dilarangnya FPI oleh Pemerintah.

"Ada yg tanya, bolehkah org mendirikan Front Pejuang Islam? Blh sh, asal tak melanggar hukum dan tak mengganggu ketertiban umum," kata Mahfud MD di akun Twitter pribadinya yang dilihat pantausatu, Jumat (1/1/21). 

Mahfud MD mengungkapkan membolehkan ormas yang sudah bubar lalu bikin lagi dengan berganti nama baru.

"Dulu Partai Masyumi bubar kemudian melahirkan Parmusi, lalu PPP, Masyumi Baru, Masyumi Reborn, dan kemudian ada DDII yg legendaris. Scr hukum boleh," ungkap Mahfud MD.

"Dulu PNI berfusi dan bubar kemudian melahirkan PDI, PDIP, PNBK jg boleh. Dulu NU pecah sampai melahirkan KPP-NU jg boleh sampai akhirnya bubar sendiri. Partai Sosialis Indonesia yg dibubarkan era Orla jg melahirkan organisasi2 baru dan intelektual2 brillian jg boleh," sambung Mahfud MD.

Terkait disebut demokrasi mati, Mahfud MD menerangkan bahwa saat ini ada ribuan ormas dan ratusan partai politik berdiri yang tidak dilarang.

"Skrg ini ada tdk kurang dari 444.000 ormas dan ratusan partai politik, jg tak dilarang. Mau mendirikan Front Penjunjung Islam, Front Perempuan Islam, Forum Penjaga Intelektual boleh. Prinsipnya asal tdk melanggar hukum. Yg bagus akan tumbuh, yang tak bagus layu sendiri," jelas Mahfud MD.

Sebelumnya, pemerintah resmi melarang semua kegiatan FPI. Pemerintah mengatakan FPI kini tidak memiliki legal standing sebagai organisasi kemasyarakatan (ormas).

Keputusan itu disebut sesuai dengan putusan MK 82/PUU112013 tertanggal 23 Desember tahun 2014. Menko Polhukam Mahfud Md meminta seluruh aparat keamanan menolak setiap kegiatan dari ormas yang mengatasnamakan FPI.

"Dengan larangan dan tidak ada legal standing kepada aparat pusat dan daerah kalau ada sebuah organisasi mengatasnamakan FPI tidak ada dan harus ditolak," ujar Mahfud dalam konferensi pers di kantornya hari ini.

Terbaru, orang-orang yang tergabung dalam ormas terlarang FPI mendirikan ormas lagi. Mereka menamakan ormasnya Front Persatuan Islam. 

Dan diketahui, Front Persatuan Islam disingkat FPI ini masih digawangi oleh Munarman Cs. (ps) 

Pantausatu
Media mencerahkan juga mencerdaskan

Berita lainnya

Post a Comment