Polri: Pengacara Minta Pemeriksaan Dirut RS UMMI Diundur Senin

Post a Comment
foto: Mabes Polri

PANTAUSATU.id - Pengacara Dirut RS UMMI Andi Tatat meminta jadwal pemeriksaan kliennya di kasus tes swab Habib Rizieq Shihab diundur pekan depan. 

Andi Tatat sedianya diperiksa sebagai tersangka pada hari ini.

"Kuasa hukum dari Tatat tadi malam minta pengunduran pemeriksaan, hari Senin 18 Januari," kata Direktur Tinak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi, Jumat (15/1/2021).

Selain Andi Tatat, Polri juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap Rizieq dan menantunya Muhammad Hanif Alatas yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka. 

Brigjen Andi menyampaikan Hanif dan tersangka Rizieq tetap akan menjalani pemeriksaan hari ini.

"Untuk Hanif dan Rizieq akan diperiksa setelah salat Jumat," ujarnya.

Dalam kasus ini, tim penyidik Bareskrim Polri menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Ketiganya adalah Rizieq Shihab; menantu Rizieq, Muhammad Hanif Alatas; dan Dirut RS UMMI Andi Tatat.

Kasus RS UMMI terkait tes swab tersangka Rizieq bermula saat Andi Tatat dilaporkan ke polisi. 

Andi Tatat dilaporkan Satgas COVID-19 Kota Bogor dengan laporan bernomor LP/650/XI/2020/JBR/POLRESTA BOGOR KOTA tertanggal 28 November 2020.

Andi Tatat dilaporkan karena dinilai menghalang-halangi upaya Satgas melakukan swab test terhadap tersangka Rizieq. 

Saat Satgas hendak melakukan tes swab, tersangka Rizieq sedang menjalani perawatan di RS UMMI Bogor. (detik/ps) 

Pantausatu
Media mencerahkan juga mencerdaskan

Berita lainnya

Post a Comment