PKS Bilang Rizieq Tak Ada Dendam ke Pemerintah, Netizen: Lah Si Rijik kan Diciduk karena Kesalahannya Sendiri

Post a comment
Rizieq Shihab

PANTAUSATU.id - Kader PKS menyebut Rizieq Shihab tak ada dendam dengan Pemerintah. Mantan politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahahean menilai sudah kebaca gaya kader PKS dalam membangun dan memainkan narasi-narasi Rizieq Shihab. 

"Tolong sampaikan kpd politisi PKS ini, bahwa Rizieq Sihab tdk sdg dijahati, tdk dizalimi olh pemerintah. Jd tak ush gunakan narasi tidak ada dendam dgn pemerintah krn mmg Rizieq tak patut dendam. Lagipula kalau cm ngomong apa gunanya? Bisa sj pura2..!," kata Ferdinand Hutahahean di akun Twitternya yang dilihat pantausatu, Selasa (19/1/2021).

Sejumlah warganet juga sudah menebak permainan politik ala PKS yang selalu gambarkan sosok Rizieq Shihab itulah yang benar terus. 

"Politisi pks cari segala cara untuk yakin kan masyarakat seakan akan rizieq tidak salah.. . Padahal masyarakat sudah pada tahu mana yang benar dan salah...," tulis @raden_setiono.

"Lahhh si rizik kan diciduk karena kesalahannya sendiri, masa dia yg salah malah dendam ama pemerintah, gmn sih pola pikirnya," tulis @Henry***

"Kalau pks sih gak heran," tulis @SBlitar1.

Diberitakan detikcom PKS menilai sikap empati Rizieq menunjukkan sikap kematangan berbangsa meskipun dia tengah berada di penjara.

"Yang kami tahu Habib Rizieq sangat empatik dengan berbagai peristiwa sosial seperti bencana dan lain-lain beliau sejak tsunami Aceh dan bencana-bencana lainnya selalu terdepan bersama relawan lainnya dalam membantu penanganan korban," kata Ketua DPP PKS, Bukhori Yusuf, ketika dihubungi, Selasa (19/1/2021).

"Karenanya, jika kali ini meski berada dalam jeratan hukum yang terkesan dipaksakan beliau tetap menunjukkan sikap kenegarawanan dan kematangan dalam berbangsa," lanjutnya.

Lebih lanjut, menurut Bukhori, sikap Rizieq menandakan tidak ada rasa dendam kepada pemerintah. Dia menyayangkan jika Rizieq dianggap sebagai sosok yang intoleran.

"Tidak ada kesan dendam sama sekali dengan rezim dengan orang per orang, sangat disayangkan jika sosok seperti ini justru dianggap sebagai sosok yang tidak toleran atau tidak open minded," ujarnya. 

Diketahui, polisi sudah menetapkan Rizieq sebagai tersangka penghasutan dan melawan petugas dalam kasus kerumunan acara di Petamburan, Jakarta Pusat, pada 10 Desember 2020. 

Rizieq resmi ditahan polisi pada 12 Desember 2020 di rutan Polda Metro Jaya. Lalu dipindahkan ke rutan Bareskrim pada Kamis (14/1).

Pemindahan tersangka Rizieq bertujuan untuk memudahkan tim penyidik mengurus pemberkasan kasus yang melibatkan Rizieq. Ditambah lagi kondisi rutan Polda Metro yang cukup padat. (ps) 

Reactions:
Pantausatu
Media mencerahkan juga mencerdaskan

Related Posts

Post a comment