Komjen Sigit Jadi Calon Kapolri, Muhammadiyah: Kewenangan Penuh Presiden

Post a comment
logo Muhammadiyah (dok. Muhammadiyah)

PANTAUSATU.id - Presiden Joko Widodo mengajukan Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri. Sekretaris Umum PP Muhammadiyah mengatakan soal kapolri merupakan wewenang penuh presiden.

"Sesuai UU nomor 2/2002 tentang Kepolisian, soal pengangkatan dan pemberhentian Kapolri sepenuhnya menjadi wewenang Presiden setelah mendapatkan persetujuan DPR," lewat akun Twitter-nya, Sabtu (16/1/2020).

Mu'ti mengatakan masyarakat memang boleh menyampaikan pendapat, namun tidak mengikat. 

"Dalam alam demokrasi, masyarakat boleh saja menyampaikan pendapat, meskipun itu sama sekali tidak mengikat,"

"Mangga Pak Presiden, angkat Kapolri yang terbaik agar keamanan membaik," ujarnya.

Seperti diketahui nama Komjen Listyo Sigit Prabowo sudah resmi diajukan Presiden Jokowi sebagai calon Kapolri kepada DPR. 

Kini rangkaian uji menanti jenderal bintang tiga ini menuju kursi Kapolri.

Kapolri Jenderal Idham Azis meminta anggota Polri solid mendukung Komjen Listyo Sigit Prabowo yang ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon Kapolri tunggal. 

Idham mengatakan, dukungan diperlukan agar soliditas dan kebersamaan di Korps Bhayangkara tetap terjaga.

"Kemarin Bapak Presiden sudah resmi menunjuk calon Kapolri bapak Komisaris Jenderal Drs Listyo Sigit Prabowo. Kita semua harus memberikan kontribusi-kontribusi untuk membangun soliditas dan kebersamaan," kata Idham di sela-sela peresmian gedung baru Divisi Humas Polri, Kamis (14/1/2021). (dtk/ps)

Reactions:
Pantausatu
Media mencerahkan juga mencerdaskan

Related Posts

Post a comment