Kasus Politikus Partai Gerindra Fadli Zon yang Like Video Bokep Mulai Diselidiki Bareskrim

Politikus Gerindra Fadli Zon

PANTAUSATU.id - Bareskrim Polri mulai menyelidiki kasus Twitter anggota DPR Fadli Zon yang viral lantaran menekan tombol like konten pornografi. Bareskrim Polri akan memanggil pelapor.

"Penanganan laporan dugaan pornografi atau prostitusi melalui media elektronik atau media sosial terhadap saudara FZ. Sampai saat ini laporan polisi yang dilaporkan pada tanggal 8 Januari 2021 oleh saudara Febrianto masih didalami oleh penyidik," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan saat konferensi pers secara virtual, Rabu (13/1/2020).

Pelapor Fadli Zon pada kasus ini bernama Febrianto Dunggio. Polri menambahkan, usai mendalami laporan tersebut, tim penyidik akan memanggil beberapa saksi.

"Selanjutnya penyidik akan mempelajari dan setelah dilakukan pendalaman, maka penyidik akan memanggil para saksi-saksi di mana tentunya saksi yang pertama akan dilakukan pemeriksaan adalah saudara pelapor sendiri saudara Febrianto Dunggio," ujar Ramadhan.

Sebelumnya, Ketua Umum Aliansi Pejuang Muda Indonesia, Aby Febryanto Dunggio, melaporkan Fadli Zon ke Bareskrim Polri. Aby melaporkan Fadli Zon atas penyebaran konten pornografi setelah akun Twitter-nya menyukai video porno.

"Di situ dengan cara dia like secara nggak langsung ikut mendistribusikan video porno itu. Posisinya dia akunnya itu akun publik jadi ketahuan apa aja yang di-like sama dia dan orang-orang yang berteman dengan dia pun bakal tahu apa yang di-like," kata Aby dihubungi, Jumat (8/1).

Selain itu, Aby mengatakan status Fadli Zon sebagai anggota Dewan juga seharusnya lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosialnya. Aby mengungkap alasan melapor polisi, meski Fadli Zon tidak mengakui bahwa dirinya tidak pernah menyukai atau memberi tanda like di situs porno.

"Kenapa kita laporkan karena Bang Fadli ini anggota Dewan, jadi apa yang dilakukan wakil rakyat itu dipantau sama rakyat. Cara dia like entah sengaja atau nggak ya semua orang bisa lihat," terang Abu.

Fadli Zon sendiri dilaporkan atas dugaan pelanggaran Tindak Pidana Pornografi/Prostitusi Melalui Media Elektronik/Media Sosial Pasal 27 ayat 1 UU 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Pasal 4 ayat 1 UU Pornografi dan/atau Pasal 14 dan/atau Pasal 15 UU Nomor 1 tahun 146 tentang KUHP.

Laporan tersebut kini telah tertera di Bareskrim Mabes Polri dengan nomor: LP/B/0018/I/2021/BARESKRIM tanggal 8 Januari 2021.

Apa tanggapan politisi partai Gerindra Fadli Zon yang men-like bokep?

Fadli Zon ngeles bahwa akun Twitter-nya tidak pernah menyukai atau memberi tanda like bokep atau film porno. Hilangkan malu, Fadli Zon malah menegur stafnya yang katanya turut mengendalikan akun Twitter-nya.

"Saya dan Tim Admin sudah cek keanehan akun Twitter ini kemarin. Sudah pasti tak pernah like situs tak senonoh, yang ada selalu blokir," sebut Fadli Zon dalam cuitannya, Kamis (7/1).

Fadli Zon menyalahkan stafnya yang melakukan like situs tak senonoh. Fadli menyatakan telah melakukan evaluasi.

"Mungkin saja ada kelalaian staf ketika blokir. Sudah saya tegur dan evaluasi," sebut Fadli Zon.

Fadli Zon berdalih admin Twitter-nya mendapat notifikasi berupa upaya masuk akun Twitter dari perangkat lain. Fadli katanya melakukan reset password.

"Sekaligus bersih-bersih dari banyak akun anonim tak jelas, juga reset kembali password. Dua hari kemarin, Tim Admin juga menerima beberapa notifikasi ada upaya login dan retas menggunakan perangkat lain," kata Fadli Zon.

Kepala BKSAP DPR itu berdalih Twitter-nya tak dikelola sendirian. "Akun ini dikelola oleh saya dan Tim Admin 4 orang," ucap Fadli Zon.

Untuk diketahui, sejumlah akun Twitter menyebut Fadli Zon menyukai posting-an tak senonoh itu. Sejumlah netizen juga telah meng-capture like posting-an tak senonoh dilakukan akun Twitter Fadli Zon itu. (dtik/ps) 

REKOMENDASI

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel