Dukungan Warganet ke Abu Janda Terus Berdatangan Perangi Kelompok Intoleran Tengku Zulkarnain Dkk

Post a Comment
Abu Janda vs Tengku Zul

PANTAUSATU.id - Terpantau di media sosial, Minggu (31/1/2021), publik mendukung Abu Janda dalam memerangi intoleransi dan radikalisme yang dilakukan sekelompok orang seperti Tengku Zulkurnain Dkk.

Akun @Bilikbambu_ mengungkapkan akan membela Abu Janda yang terus berjuang memerangi intoleransi.

"Bang @permadiaktivis1 contoh anak bangsa yg sll menyuarakan kebhinekaan, memerangi intoleransi, menyuarakan Islam yang bersahabat dengan siapapun. Haruskah kita tinggalkan, kalau saya tidak, saya tetap berdiri di belakang perjuanganmu bang...," ucap @Bilikbambu_ 

Baca juga: Soal Un Follow Abu Janda, Denny Siregar Ingatkan Susi Pudjiastuti: Hidup Memang Seanjing Itu

Perlu diketahui, kasus Abu Janda berawal dari perang tweet dengan Tengku Zulkurnain. 

Tengku Zul membuat narasi kebencian terhadap Pemerintah dalam kicauannya. Tengku Zul membandingkan situasi Afrika Selatan dengan di Indonesia dengan menyebut-nyebut arogan.

"Dulu minoritas arogan terhadap mayoritas di Afrika Selatan selama ratusan tahun, Apertheid. Akhirnya tumbang juga. Dimana mana negara normal tdk boleh mayoritas arogan terhadap minoritas. Apalagi jika yg arogan minoritas. Ngeri melihat betapa kini ulama dan Islam dihina di NKRI," tulis Tengku Zul di akun medsosnya, Minggu (24/1/2021). 

Cuitan Tengku Zul mendapat respon warganet yang membacanya, termasuk Abu Janda. Dari sinilah Abu Janda menyebut-nyebut Islam arogan yang mengomentari cuitan ke Tengku Zulkarnain. 

"Yang arogan di Indonesia itu adalah islam sebagai agama pendatang dari Arab kepada budaya asli kearifan lokal. haram-haramkan ritual sedekah laut, sampe kebaya diharamkan dengan alasan aurat," balas Abu Janda, Minggu (24/1/2021).

Abu janda memberikan link berita detikcom ke Tengku Zul dimana terkait pelarangan-pelarangan Islam terhadap tradisi lokal di Indonesia.

"ritual tradisi asli dibubarin alasan syirik, pake kebaya dibilang murtad, wayang kulit diharamin... dan masih banya lagi upaya penggerusan pemusnahan budaya lokal dengan alasan syariat... kurang bukti apalagi islam memang arogan terhadap kearifan lokal?," sambung Abu Janda membalas cuitan Tengku Zul. (ps)

Pantausatu
Media mencerahkan juga mencerdaskan

Berita lainnya

Post a Comment