Dibalik Viral Tagar #SayNoToNeoFPI

Post a comment
Screenshot tagar viral


PANTAUSATU.id - Semenjak kemunculannya tahun 1998, fakta berbicara bahwasanya ormas FPI kerap merongrong kedaulatan negara kesatuan republik Indonesia (NKRI). Aksi kekerasan dimana-mana, tindakan swiping setiap bulan Ramadhan gencar dilakukan, dan lain sebagainya.

Namun, setelah 21 tahun berlalu, ormas FPI secara tegas dinyatakan sebagai ormas terlarang oleh Pemerintah. 

Penetapan FPI sebagai organisasi terlarang disampaikan oleh Menteri Koordinator (Menko) Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD

"Pemerintah melarang aktivitas FPl dan menghentikan kegiatannya, karena FPI tidak memiliki legal standing," kata Mahfud, Rabu (30/12/2020).

Tak ingin kehilangan muka para pendukungnya, pentolan FPI Munarman mengajak para kader dan loyalisnya untuk mendirikan FPI Neo. Munarman menyebutnya Front Persaudaraan Islam (FPI). Munarman mengklaim FPI Neo akan mendukung NKRI.

"Visi-misi FPI sejak awal tetap dalam bingkai NKRI dan dasar negara Pancasila," ucap Munarman kepada media, Minggu  (17/1/2021).

Munarman yang pernah berbaiat ke organisasi teroris ISIS menyebut akan memperjuangkan ormas barunya itu melalui jalur konstitusi.

"FPI juga melakukan perjuangan lewat jalur konstitusional dengan beraudiensi ke DPR/MPR, MK, dan MA," kata Munarman.

Sementara di media sosial Twitter, Minggu (24/1/2021), terpantau viral sebuah tanda pagar (tagar) #SayNoToNeoFPI yang digaungkan para netizen yang cinta NKRI. Warganet mengajak masyarakat jangan mudah terpedaya dengan tipu muslihat ala FPI Neo.

"Waspada Hoaks Vaksin Kovid19, #SayNoToNeoFPI. Mau berganti nama apa pun, fakta dari dlu sdh kita liat bahwa ormas FPI tdk ada integritas moral nya juga ormas yg unfaedah bagi semua golongan  maka mau ganti nama apapun meski ttp harus di larang FPI di NKRI," tulis @RetnoWard***

"Nahi ini die kita jangan keliru dan jangan mudah termakan Hoak. Ingat label vaksin bukan chip dan label yang tertera adalah barcode. Waspada Hoaks Vaksin Kovid19. #SayNoToNeoFPI," tulis @Virgin_97.

"Pembentukan kelompok FPI baru yg digagas oleh fungsionaris FPI lama harus benar² menjadi perhatian Pemerintah... @DivHumas_Polri hendaknya terus mengawasi pergerakan para simpatisan dan mem-blacklist para fungsionaris eks FPI lama. Waspada Hoaks Vaksin Kovid19 #SayNoToNeoFPI," tulis @meTU_BANy*** (ps)   

Pantausatu
Media mencerahkan juga mencerdaskan

Berita lainnya

Post a comment