Soal Ucapan Selamat Natal Menag Gus Yaqut, Ruhut Sitompul Ngomong Begini ke Pigai Ganteng

Post a Comment
Natalius Pigai


PANTAUSATU.id
- Ucapan selamat Natal dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) masih terus diperbincangkan publik di media sosial, termasuk mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai. 

Natalius Pigai mengatakan tidak butuh ucapan selamat Natal dari Menteri Agama Gus Yaqut.

"Ayahku Protestan Kingmi & Ibu Katolik. Sy tegas! tdk butuh ucapan Natal, baik “tdk tulus” jg “berlebihan” dr luar Kristiani. Jalankan sj agamamu dgn benar. tiap ucapan Natal dr non kristiani jarang Sy respons krn itu forum internum (urusan kami), bkn forum externum (urusan kita)," ucap Natalius Pigai, Sabtu (26/12/2020).

Komentar Pigai itulah yang terus menjadi sorotan karena publik menilai terlalu baperan.

Adalah aktor kawakan Ruhut Sitompul yang merespon ucapan Pigai. Ruhut Sitompul bahkan memuji Pigai Ganteng.

"Natalius Pigai Aku saja yg penganut Kristen malas mengucapkan Selamat Natal utk Mu, krn congor kau asbun asal bunyi apalagi Menteri Agama RI ha ha ha kaca saja takut lihat gantengnya kau MERDEKA🙏🇮🇩," kata Ruhut Sitompul, Senin (28/12/2020). 

Sejumlah warganet ikut pula menanggapi itu si Raja Minyak Ruhut Sitompul di kolom replynya. 

"Resiko orang ganteng 😂🤣," tulis @Jefry_Htgalung

"Kaca saja takut lihat gantengnya kau"...savage 😅," tulis @timbulsaja***

"Makasih bang mewakili perasaan kami," tulis @CSAetudiant.

"Bang ruhut bilang gantengnya...masa mengejek, sejak kapan kata ganteng adalah ejekan ? 😇😇😇," tulis @syaifulhidayats.

Sebelumnya diketahui, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengucapkan selamat merayakan Natal 2020 kepada segenap umat Kristiani di Indonesia. Yaqut mengimbau agar perayaan digelar secara sederhana.

"Selamat Natal 2020. Semoga kebahagiaan Natal menyertai umat Kristiani. Kehidupan damai dalam harmoni kemajemukan Indonesia juga tetap terjaga," ujar Yaqut dalam keterangannya, Kamis (24/12/2020).

Di momen pandemi ini, Yaqut mengimbau agar perayaan Natal 2020 digelar penuh kesederhanaan. Dia juga meminta umat kristiani untuk terus saling berbagi.

"Rayakan Natal dengan penuh kesederhanaan dan terus berbagi kasih pada sesama," kata Yaqut.

Menurut dia, yang terpenting dari perayaan Natal adalah kesadaran umat kristiani lebih dekat dengan Sang Mahakuasa.

"Peringatan Natal pada hakikatnya adalah momentum bagi umat kristiani untuk meningkatkan kesadaran bahwa anugerah keselamatan telah Tuhan berikan bagi umat manusia. Hal ini perlu direfleksikan melalui perbuatan-perbuatan kebaikan, kesederhanaan, perhatian terhadap kaum lemah dan cinta kasih bagi sesama," jelas Yaqut.

Perayaan Natal juga dinilainya sebagai momen meningkatkan kualitas hidup beragama umat kristiani. Kepada para tokoh agama dan umat kristiani, Yaqut mengajak untuk menjadi pelopor pemersatu bangsa serta menjadi mitra pemerintah dalam menyelesaikan berbagai permasalahan demi mewujudkan Indonesia yang lebih baik.

"Para pemimpin umat beragama perlu membangun harmoni sosial dan persatuan nasional dalam bentuk upaya mendorong dan mengarahkan seluruh umat beragama untuk hidup rukun dalam bingkai teologi yang mengajarkan kebersamaan dan sikap toleransi," ajaknya.

Yaqut berharap umat kristiani dapat merefleksikan kasih Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

"Selamat merayakan Natal, 25 Desember 2020 kepada segenap umat kristiani dan selamat menyongsong tahun baru 2021. Tetap menjaga protokol kesehatan dan mematuhi imbauan pemerintah. Semoga Tuhan Yang Mahakuasa menyertai kita sekalian," katanya. (ps) 

Pantausatu
Media mencerahkan juga mencerdaskan

Berita lainnya

Post a Comment