Rakyat Suarakan Tagar #BoikotJNE Karena Diduga Dukung Negara Khilafah dan Intoleransi

Logo JNE


PANTAUSATU.id
- Terpantau di media sosial Twitter viral tanda pagar atau tagar #BoikotJNE. Pemicunya adalah JNE memposting Haikal Hassan mengucapkan sesuatu terhadap jasa pengiriman barang tersebut.

Diketahui, Haikal Hassan merupakan tangan kanan Rizieq Shihab yang menginginkan negara khilafah yang ingin mengganti ideologi Pancasila. 

Haikal Hassan juga sering menunjukan sikap intoleransi kepada siapa saja jika sudah tidak sejalan dengan ormas FPI maupun dirinya. 

Karenanya, ketika jasa pengiriman barang JNE memposting video Haikal Hassan, ramai-ramai rakyat langsung menyuarakan boikot JNE. Dikabarkan pula Haikal Hassan sering tampil di JNE mengisi siraman rohani.

Salah satunya yang mendukung suara rakyat mendukung boikot JNE yaitu pegiat media sosial Twitter Denny Siregar. Denny Siregar menyebut-nyebut radikalisme.

"Baru baca berita, kabarnya @JNE_ID  di boikot ya gara2 ngundang @haikal_hassan ? Haha.. mangkanya @JNE_ID dan banyak perusahaan lainnya, jangan coba2 lah bermain api di tengah perang terhadap radikalisme ini.. Bisa kebakar nanti.. ☕," kata Denny Siregar, Sabtu (12/12/2020).

Kicauan Denny Siregar di respon netizen lainnya dengan sikap mendukung boikot JNE.

"Waduh ciloko banget 🤦‍♀️ bagi gue yg sering belanja online mulai sekarang males deh pake jasa pengiriman @JNE_ID lagi, ternyata temennya kadrun juga 😏," tulis @sarahwijaya89.

"Wajib coret dari daftar jasa pengiriman barang, blacklist  !!!," tulis @boyheboy.

"Berbuat salah manusiawi. Yang terpenting langkah selanjutnya jangan undang penceramah terindikasi radikal. Mulai bersih-bersih staff yang terafiliasi atau condong pada radikalisme. Tidak perlu denying, Wasting time," tulis @eko_is_oke.


(pantausatu)  

REKOMENDASI

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel