PKS Angkat Suara Bela FPI, Tapi Mingkem Pembunuhan Sadis Sekeluarga di Sigi

Post a Comment
Logo PKS


PANTAUSATU.id
- Terpantau di media sosial, masyarakat menyoroti sikap PKS dalam menyikapi kasus kematian, antara tewasnya 6 laskar FPI karena melawan aparat kepolisian dengan pembunuhan sadis satu keluarga di Sigi, Sulawesi Tengah.

Adalah Netizen dengan akun @Penyuka_ombak yang menyebut PKS adalah bagian dari FPI lantaran tidak berani mengecam tindakan keji pembunuhan satu keluarga di Sigi. 

"Dimana ada FPI di situ ada PKS

Dimana ada PKS di situ ada FPI

Korban Pembunuhan teroris di SIGI si PKS bungkam seribu bahasa, FPI sibuk selamatin babik rijieq.

Ketika kawanan hewan Liar yg matik, si PKS yg uring²an seakan yg paling peduli.

Sesama hewan memang saling melindungi," tulis @Penyuka_ombak, Selasa (8/12/2020).

Cuitan akun itu mendapat respon dari warganet lainnya.

"PKS = Ikhwanul muslimin

FPI  = ISIS

YOO podo wae....Mas," tulis @tukangaduayam.

"Partai Kadrun Sejahtera (PKS)," tulis @Samsudi***.

"Apabila pks sdh ikut membela mrk...berarti langkah polisi sudah benar. 😁," tulis @Rinistg.

Diberitakan, Satu keluarga di Sigi, Sulawesi Tengah, dibunuh sekelompok orang tidak dikenal pada 27 Nopember 2020 lalu. Korban pembunuhan itu adalah pasangan suami istri, anak perempuannya dan mantunya.

Kecaman dari berbagai pihak disuarakan, kecuali PKS. PKS justru angkat suara soal 6 anggota FPI Ditembak mati polisi yang berusaha menyerangnya. 

Kader PKS Hidayat Nur Wahid mengatakan sangat menyayangkan jatuh korban dari anggota FPI oleh aparat kepolisian. Hidayat bahkan membelanya dengan menyebut FPI dilarang membawa senjata tajam.

"Sangat disayangkan jatuhnya korban dari sesama WNI. 6 anggota FPI dikabarkn tewas olh peluru aparat dg berbagai dalih. FPI menegaskan mrk dihadang olh OTK&anggota FPI tak diperbolehkan bawa senjata tajam/api. Demi tegaknya hukum yg berkeadilan, perlu sgra dibentuk TPF Independen," tulis Hidayat Nur Wahid di media sosial Twitter,, Senin (7/12/2020). (pantausatu) 

Pantausatu
Media mencerahkan juga mencerdaskan

Berita lainnya

Post a Comment