Pelaku Penista Azan 'Hayya Alal Jihad' Diciduk Polisi, Netizen: Haikal Hassan Harusnya Ditangkap Juga

Pelaku Penista Adzan diciduk polisi (foto: detikcom)


PANTAUSATU.id
- Pelaku penistaan agama yang memplesetkan lafadz adzan 'Hayya Alal Jihad' sudah diciduk aparat kepolisian. 

Pelaku yang stylenya mirip ala Bahar Smith, ditangkap polisi pada Jumat (4/12/2020) di daerah Sukabumi, Jawa Barat, tengah malam. 

Tertangkapnya pria yang bernama SY Muhamad oleh kepolisian mendapat respon positif publik. Publik pun memberi apresiasi kepada Polisi atas kinerjanya.

Seperti yang diungkapkan pegiat media sosial Twitter Denny Siregar dengan cuitannya.

"Si "Bahar Smith wanna be" ditangkep juga 😄😄," kata Denny Siregar di akun Twitternya, yang dilihat pantausatu, Jumat (4/12/2020).

Tweet Denny Siregar tersebut ditanggapi oleh warganet lainnya dengan beragam komentar hingga ada yang sebut-sebut nama Haikal Hassan. 

"Alhamdulillah bang ...tabur tuai sedang berjalan...yang lain tunggu waktu," tulis @nambahika***.

"Preman piaraan cendana ,mau aja di perbudak cendana ,hidup ini cuma sekali,ingat ceramah nya Gus Baha,cita2 nya Orang yg sudah mati dari jaman adam hingga saat ini cuma 1 ,yaitu ingin di hidupkan lagi kembali ke Dunia,ingin hidup &berbuat kebaikan," tulis @MudasirRom***.

"Haikal hassan harusnya ditangkap jga," tulis @ZoelFa***.

Diketahui, beredar luas di media sosial audio diduga suara Haikal Hassan meminta seseorang untuk membuat konten video azan. Salah satunya adalah akun @Dejavu_TcDharma yang membagikannya. 

Dalam audio, terdengar jelas suara mirip Haikal Hassan meminta lafadz adzan diganti menjadi Hayya Alal Jihad. 

"Assalamualaikum bla bla. Ente bikin video azan. Kumpulkan orang hadap kiblat, di rumah ataupun masjid atau majlis ta'lim, sekarang malam ini. Kirim ke ane videonya. Video adzan cuman hayya alasholat di hayya alal jihad. Cuman nanti yang jawab Allahu Akbar ataupun hayya alal jihad juga. Ane tunggu sekarang bla bla," kata audio diduga suara Haikal Hassan. (pantausatu) 

REKOMENDASI

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel