Ferdinand Sebut Surga dan Neraka Milik Sang Pengasih dan Penyayang, Sindir Abdul Somad?

Post a Comment
Abdul Somad 


PANTAUSATU.id
- Pegiat media sosial yang juga mantan kader partai Ferdinand Hutahahean diduga menyindir halus Abdul Somad. Ferdinand mengatakan surga dan neraka milik Sang Maha Pengasih dan Penyayang.

"Ada yg berkomentar membunuh orang beriman neeaka hukumannya. Mmgnya siapa yg membunuh? Mmgnya siapa yg beriman? Koq tau seseorang beriman atau tidak? Bukankah soal beriman, surga dan neraka itu hanya Tuhan Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang yang tau? Ahhh kalian..!!," kata Ferdinand Hutahahean di akun Twitter, yang dilihat pantausatu, Rabu (9/12/2020).

Cuitan sindiran Ferdinand Hutahahean tidak menyebut dengan detail siapa orang yang dimaksud itu. Namun, nama Abdul Somad lagi santer diomongin publik lantaran mendukung kelompok radikalis, menyalahkan aparat yang membunuh ormas yang berafiliasi ke ISIS. 

Cuitan Ferdinand mendapat respon dari warganet lainnya. 

"Bacot @ustadabdulsomad dak usah di dengar ini org ustad munafik," tulis @alpin_daffa05.

"Somad kebablasen seolah jd Tuhan," tulis @herrycho_12.

"Itu pasti sdg Mengomentari ocehan si TONGOS...👍👍," tulis @djokoAdv.

Diberitakan, (Ustaz) Abdul mengomentari peristiwa tewasnya 6 laskar FPI ditangan aparat kepolisian di Tol Jakarta-Cikampek. 

Abdul Somad mengatakan membunuh orang beriman nalasannya neraka jahanam. Selain itu, Abdul Somad menuturkan tidak ada agama yang membolehkan membunuh.

Penceramah yang sering nongol di TVOne itu bahkan meminta Komnas HAM untuk mengusut peristiwa tersebut.

Diketahui, Ustadz Abdul Somad pernah berujar melakukan bom bunuh diri dibolehkan dan itu bukan hanya mati konyol semata. 

Diprotes, Abdul Somad kemudian mengklarifikasi omongannya, bahwa yang dimaksud boleh bom bunuh diri itu pejuang Palestina. 

Tampak jelas, narasi yang dibangun Abdul Somad ini sesungguhnya membenarkan ajaran bom bunuh diri, padahal dalam Islam mengharamkannya. (pantausatu)  

Pantausatu
Media mencerahkan juga mencerdaskan

Berita lainnya

Post a Comment