UU Omnibus Law Ciptaker Resmi Diteken, Netizen: Bandar Rugi Besar, Duit Keluar Banyak Tujuan Gagal

Presiden Indonesia Joko Widodo


PANTAUSATU.id
- Omnibus Law Undang-Undang Cipta tenaga kerja (UU Ciptaker) telah sah di tandatangani oleh Presiden. Hal itu tertuang dengan nomor 11 tahun 2020. 

Demikian yang diungkapkan Staf Menteri Keuangan Sri Mulyani bidang Komunikasi, Yustinus Prastowo. "Resmi. Sudah tanda tangan," ungkap Yustinus, seperti dilansir cnnindonesia. 

Sementara itu masyarakat di media sosial Twitter menyambut antusias atas telah resminya UU Ciptaker tersebut.

Seperti yang dituliskan dengan akun @tjhinfar21. Menurutnya, para bandar besar rugi besar karena telah keluar banyak gelontorkan uang untuk menggagalkan tujuannya. Namun dia tidak menyebutkan detail siapa yang dimaksud bandar besar itu. 

"Sah..!!! UU Cipta Kerja resmi berlaku setelah diteken Presiden Jokowi 👍 Bandar rugi besar ... Duit sudah keluar bnyk tapi tujuan tdk tercapai. Mumet dah," tulis @tjhinfar21.

Publik lain pun tak ketinggalan memberikan opininya di kolom reply akun @tjhindar21.

"Alhamdulillah, kita patut bersyukur.

Bersatu Kalahkan Kovid #PutusRantaiBirokrasi," tulis @Pencerah__

"Alhamdulillah,,dukung demi masa depan NKRI 🇮🇩 Bersatu kalahkan kovid. #PutusRantaiBirokrasi," tulis @dwijaprata.

Diketahui Omnibus Law Undang-Undang Cipta tenaga kerja ini telah didukung oleh partai politik. Seperti PDIP, Golkar, Gerindra, PKB, PAN, dan PPP. Adapun parpol yang menolak adalah partai Demokrat dan PKS.

Diberitakan, PKS dan partai Demokrat diberbagai media sangat menentang keras UU Ciptaker ini. Menurut mereka, UU Ciptaker itu merugikan para buruh, sehingga menimbulkan aksi unjuk rasa. Belakangan diketahui, para buruh telah menjadi korban hasutan pemberitaan yang tidak benar soal Omnibus Law UU Ciptaker. (pantausatu) 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel