Seorang Nikita Mirzani Disebut Lawan Seimbang Kelompok Radikalis

Nikita Mirzani


PANTAUSATU.id
- Nama artis Nikita Mirzani tetiba melejit lantaran mampu membungkam yang disebut kelompok radikalis. Ibu 3 anak itu terpantau terlibat adu argumen dengan Ustadz Maaher At-Thuwailibi.

Kehebohan ini berawal dari kepulangan Rizieq Shihab dari Arab Saudi dan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Kedatangan Rizieq Shihab sudah tentu disambut gembira para pengikutnya. 

Sayangnya, acara penyambutannya ternoda dengan aksi pengrusakan fasilitas umum Bandara juga mengacaukan jadwal penerbangan maskapai pesawat terbang.

Menkopolhukam Mahfud MD mengatakan tidak melarang Rizieq Shihab untuk pulang ke Jakarta. Tapi Mahfud MD meminta jangan membuat gaduh. Faktanya dilapangan, Mahfud MD cuma gertak omongan saja.

Disaat kepulangan Rizieq Shihab menjadi sorotan publik karena kegaduhannya itu, muncul sosok artis cantik Nikita Mirzani dengan ceplas-ceplosnya berani mengatakan Rizieq Shihab adalah seorang tukang obat di akun media sosial. 

Para pengikut Rizieq Shihab tidak terima dengan ucapan Nikita Mirzani tersebut yang dinilainya menghina Habib. Salah satu pengikut Rizieq Shihab yang tidak terima yaitu Ustadz Maaher At-Thuwailibi.

Maaher At-Thuwailibi menghina Nikita Mirzani dengan menyebutnya seorang lonte dan penjual selangkangan. Nikita Mirzani tidak tinggal diam ketika dihina demikian.

Nikita Mirzani kaget mendengar perkataan seorang Ustadz bisa berkata kasar. Nikita Mirzani membalas dengan halus bahwa pengikutnya bertambah.

Perdebatan mereka jadi trending topik media sosial Twitter seharian penuh pada Jumat, 13 Nopember 2020. Dan pastinya pendukung kelompok radikal menyerang secara membabi buta. 

Diluar dugaan, fans dan rakyat Indonesia berada di barisan Nikita Mirzani dengan mendukung untuk melaporkan Maaher At-Thuwailibi ke kepolisian karena telah menuduhnya perempuan lonte.

Pegiat media sosial Twitter Denny Siregar memuji apa yang dilakukan Nikita Mirzani bak pahlawan. Denny tidak menyangka seorang Nikita Mirzani mampu menghadapi kelompok radikalis.

"Dan ketika Nikita melawan, sontak dia menjadi pahlawan," kata Denny Siregar di akun Twitter pribadinya, yang dilihat pantausatu, Jumat (13/11/2020).

Denny menuturkan kelompok radikalis seperti tertelan bumi dan derajatnya tetiba terhempas. 

"Lawan seimbang mereka cuman seorang Nikita Mirzani. Derajat mereka langsung terhempas ke bumi," kata Denny lagi.

Denny juga mengungkapkan, figur Nikita Mirzani sangat cocok untuk menghadapi kelompok radikalis yang kian memprihatinkan.

"Bangsa ini sesungguhnya kehilangan figur. Figur yang bisa menghadang kelompok radikalis dan fanatik yang sedang mewabah," ungkap Denny Siregar. (pantausatu) 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel