Ngomong Baliho Dicopot Bukan Urusan TNI, Andre Rosiade di Skak Mat Netizen: Kalo Nggerebek PSK Urusan DPR?

Andre Rosiade dan Rizieq Shihab


PANTAUSATU.id
- Politisi Partai Gerindra Andre Rosiade angkat suara terkait TNI menurunkan baliho pentolan Front Pembela Islam atau FPI Rizieq Shihab. 

Andre Rosiade mengatakan mencopot baliho merupakan urusan Satpol PP. "Urusan Baliho itu urusan Satpol PP," kata Andre Rosiade di akun Twitternya yang dilihat pantausatu, Sabtu (21/11/2020). 

Andre juga mencuitkan bahwa bila pemasangan baliho melanggar hukum itu juga urusan pihak kepolisian. "Kalopun ada pelanggaran hukum itu urusan Kepolisian bukan TNI," ungkap Andre. 

Cuitan Andre mengundang reaksi para netizen untuk menanggapinya. Terpantau, Andre Rosiade di Skak Mat para Netizen yang mengaitkan cuitannya dengan penggerebekan seorang PSK beberapa waktu lalu. 

"Rakyat mempercayakan suaranya ke DPR, kita juga tak rela marwah DPR yang terhormat hanya berfungsi sebagai penggrebeg PSK, bukannya itu pekerjaan Pol PP? . camkan ituπŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘," tulis @owibukanowo.

"Baliho itu bayar pajak tak? Satpol-PP tdk mampu nuruni baliho makanya minta bantu TNI bekerja sama dgn pihak Kepolisian bro... Jd keinget waktu satpol-PP yg tak mampu ngejebak PSK,ahkirnya anggota Dewan turun tangan..😁 Brovo TNI..," tulis @IMulya77.

"Kalo nggrebek PSK urusan DPR?," tulis @suryaruskanda. 

Diberitakan, Andre Rosiade melakukan aksi penggerebekan terhadap pelaku prostitusi online yang terjadi 26 Januari 2020 di sebuah hotel. Aksi Andre Rosiade kala itu mendapat sorotan publik lantaran dengan sengaja menjebak PSK. 

Atas kejadian itu, Andre Rosiade dianggap melanggar kode etik sebagai anggota DPR. Nama DPR di mata rakyat semakin tercoreng oleh ulah ugal-ugalan Andre Rosiade. (pantausatu)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel