Warganet Sentil FPI yang Siapkan Bantuan Hukum untuk Sugi Nur Hadapi Kasus Dugaan Hina NU

Foto: Republika/Andrian Saputra


PANTAUSATU.id
- Penghinaan dan pelecehan kepada NU yang dilakukan Sugi Nur berbuntut panjang. Senin 19 Oktober, Aliansi Santri Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, melaporkan Sugi Nur Raharja alias Gus Nur ke kepolisian atas dugaan penghinaan terhadap Nahdlatul Ulama (NU).

Adapun pasal yang disangkakan adalah Pasal 45A ayat (2) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan nomor surat pengaduan: LM/460/X/2020/POLRESJEMBER/RESKRIM.

Dikutip dari CNNIndonesia.com , Sugik Nur Raharja dan tim penasihat hukum menyatakan siap menjalani proses hukum, atas pelaporan dirinya terkait pernyataan pada video YouTube Refly Harun berjudul ‘Setengah Jam Bersama Gus Nur, Isinya Kritik Pedas Semua!’.

FPI Jatim disebut akan mendampingi Sugi Nur menghadapi laporan dugaan penghinaan itu.

“Gus Nur sudah menghubungi saya untuk laporan dari rekan-rekan Banser NU di sana [Jember],” kata Kuasa hukum Gus Nur, Andry Ermawan, Selasa (20/10).

Andry mengatakan bahwa pihaknya bersama tim advokasi dan bantuan hukum Front Pembela Islam (FPI) Jawa Timur (Jatim) siap mengawal kasus tersebut.

“Tim advokasi Gus Nur dan bantuan hukum FPI Jatim siap mendampingi Gus Nur,” ucapnya.

Menurut dia, dalam video itu, kliennya hanya mengutarakan jawaban usai mendapat pertanyaan dari pemilik channel YouTube tersebut.

Sebelumnya, beredar sebuah video Sugi Nur yang diduga menghina Kiai NU dan warga NU antara lain mengibaratkan NU seperti bus umum, sopirnya dan kernet-nya sedang mabuk dan ugal-ugalan.

Berita pendampingan FPI Jatim dalam kasus Sugi Nur mendapat komentar pedas dari warganet. Warganet menilai bahwa hanya gerombolan penghina saja yang akan membela seorang penghina.

“Udah pas, Hanya gerombolan hin* yang maw bela seorang Penghina”, ujar akun @ amrudinnejad_ 

(suaraislam) 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel