Pungut Iuran Miliaran Rupiah dari Buruh, Ini Gaji Ketua KSPI

Buruh dimintai iuran 


PANTAUSATU.id
- Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengakui memungut dana iuran kepada para buruh yang tergabung dalam anggotanya. Sebagian uang itu diberikan untuk Presiden KSPI Said Iqbal sebagai gaji sebesar Rp6 juta/bulan.

Dia memandang, nilai tersebut tidak seberapa dan digunakan sebagai pengganti biaya transportasi dan makan dirinya. Buruh sendiri menyetor 1% dari tiap sektor per orang per bulan.

"Presiden KSPI gajinya Rp6juta/bulan, pengganti ongkos makan dan transportasi. Iuran serikat buruh 1% dari per sektor per orang per bulan," ujarnya di Jakarta, Senin (15/2/2016).

Sementara, kata Said, staf yang berada di bawah KSPI berjumlah 127 orang. Mereka juga menerima bayaran tiap bulannya hingga jutaan rupiah, bahkan staf senior melebihi gaji dirinya sebagai presiden KSPI.

"Staf bayarannya sesuai UMR, kalau staf senior bisa Rp7,8 juta/bulan. Kita tidak mungkin tidak bayar orang atau kerja cuma-cuma," katanya.

Dia mencontohkan, pungutan kepada anggota di wilayah Surabaya melalui Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) nilainya mencapai Rp1,7 miliar/bulan. Dari jumlah tersebut, 40% digunakan oleh organisasi dan sisanya dipakai anggota.

"Iuran FSPMI Rp1,4 miliar-Rp1,7 miliar/bulan. Dari itu, 40% diserahkan ke perangkat organisasi, 60% ke anggota pabrik," pungkas Said. (sindo/pantausatu) 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel