Kawan-kawannya mau demo, Anies Baswedan Longgarkan Rem Darurat

Anies Baswedan di atas panggung acara Reuni 212. Foto: Ricardo/JPNN.com


PANTAUSATU.id
- Netizen pemilik akun twitter @takviri mengomentari Anies Baswedan yang melonggarkan rem darurat dan kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi mulai 12-25 Oktober 2020.

@takviri menduga Anies melonggarkan rem darurat karena teman-temannya yang dulu pernah mendukung dirinya lewat politik ayat dan mayat akan berdemo.

Sebagai informasi, Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI bakal menggelar aksi demonstrasi menolak Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja pada Selasa (13/10) mendatang. Aksi akan terpusat di Istana Negara dengan titik kumpul di Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Tiga ormas besar termasuk ke dalam bagian aliansi ini, yakni Persaudaraan Alumni (PA) 212, Front Pembela Islam (FPI), dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama.

Sejumlah netizen ikut buka suara terkait cuitan @takviri, seperti yang tampak di bawah ini.

@HapnyAndryanti: Bagus bgt loe onta, udh gitu Pas demo rusuh ngilang nanti Kalo udh rusuh fasum dibakar cuuuss….langsung timbul angka cantik. Kalo banyak kepentingan Dan selalu berbalas budi bgini nih ga Akan beres

@permana_ruddy: Gerombolan biang kerok demo2 mulu…..knp ya kgk dianggap mengganggu keamanan…..

@Alblongi1919: Gabener hasil demo bang.. 


(melekpolitik)  

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel