Sugi Nur Dipenjara Dibela, PKS Disentil: Menghina, Memfitnah Kalian Bilang Demokrasi

Sugi Nur Dijebloskan ke Penjara


PANTAUSATU.id
- Terpantau pemberitaan penangkapan Gus Nur atau Sugi Nur masih menjadi pembicaraan hangat di masyarakat. Di media sosial juga masih menempati top news hingga hari ini. 

Mardani Ali Sera misalnya. Politikus PKS itu merecoki aparat kepolisian dengan menyebut penangkapan Sugi Nur menggunakan pasal-pasal karet.

"Pasal karet kembali dipakai. Ini buruk bagi perkembangan demokrasi," tulis Mardani di akun Twitter pribadinya, Senin (26/10/2020).

Diketahui PKS pada setiap kesempatan selalu memakai dalil-dalil atau ayat-ayat yang mendukung pendapatnya. 

Aktivis media sosial dengan nama akun @LOVE_AG4EVER menanggapi pernyataan PKS yang diwakili oleh Mardani Ali Sera. Menurutnya, PKS janganlah lagi bawa-bawa agama pada setiap aksinya. Lalu fitnah dan menghina adalah bagian dari demokrasi

"PKS jangan lagi bawa 2 simbol2 Agama  dlm setiap aksinya, Umat Islam menyakini Rosulullah SAW berakhlak mulia & menjadi tauladan hidup

Menghina, memfitnah kalian bilang Demokrasi??," tulis @LOVE_AG4EVER.

Netizen dengan nama prokem Putri Cebong itupun direspon pengguna media sosial Twitter lainnya. 

"Ah kaya gak tau aj partai kumpulan setan ( @PKSejahtera ) mereka siapapun yg menghina ulama pasti mereka bela asal satu garis sama pks  sama2 benci Jokowi," tulis @bendolganteng.

"PKS tidak memperjuangkan kesejahteraan rakyat. PKS cuma memperjuangkan kepentingan mereka sendiri," tulis @Hadiwidjaya10.

"Bagi @PKSejahtera CS. berbuat dng katagori : Menzolimi org laen, korupsi, zinah, ber ahlaq bejat, brbuat yg mnindas org laen dsb bagi mreka = DEMOKRASI! Padahal Allah maha tahu & adil bagi org2 yg brlebihan lg hina sprti mreka! #TungguWaktunya! Kalean trkena murkaNya swt! Amiin!," tulis @Brahma_Kumbara8.

Diberitakan, Sugi Nur diciduk Bareskrim Polri di rumahnya di Pakis, Malang, Jawa Timur. Sugi Nur diciduk lantaran membuat keonaran bersama Refly Harun dengan konten ujaran kebencian terhadap NU di akun YouTube. (pantausatu)  

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel