Kasus Kolase Ma'ruf-'Kakek Sugiono, Netizen Skak Mat Tengku Zulkarnain

Wakil Sekjen MUI Tengku Zulkarnain


PANTAUSATU.ID
- Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Tengku Zulkarnain menanggapi warganet yang mengomentari kasus foto kolase Wakil Presiden Ma'ruf Amin dengan Shigeo Tokuda alias Kakek Sugiono.

Netizen tersebut mengomentari tajam karena lagi menjadi sorotan tajam publik lantaran pengurus MUI unggah kolase foto Ma'ruf Amin dan bintang film porno Jepang. 

"Ga usah bacot. Gimana kasus-kasus MUI yang hina Ma'ruf Amin, Zul?  Nggak bisa jawab?? #BUBARKANMUI," katanya.

Menanggapi komentar netizen yang diakhiri dengan #BUBARKANMUI, Tengku mengatakan kasus itu merupakan persoalan internal MUI. Lantas, dia emosi karena mempertanyakan apa hubungan dengan #BUBARKANMUI.

"Saya masih wasekjen MUI. Dan Yai Ma'ruf Amin masih Ketua Umum MUI. Itu urusan kami dan Yai Ma'ruf. Ente tidak perlu nyolot... Kok bubarkan MUI. Panas karena MUI melawan PKI...?" kata Tengku.

Di antara netizen yang komentar, memberikan pembelaan kepada Tengku. Seharusnya tidak mengait-ngaitkan ke isu lain.

Karena sudah menyinggung soal kolase foto Ma'ruf Amin dan bintang porno Jepang, berikut ini beberapa informasi yang diulas media sebagai gambarannya. Selain menjabat ketua MUI tingkat kecamatan, SM juga anggota Panitia Pemilihan Kecamatan di Tanjungbalai.

"Iya benar, yang bersangkutan adalah ketua MUI tingkat kecamatan di Kota Tanjungbalai," kata Sekretaris MUI Kota Tanjungbalai Abdul Rahim kepada SuaraSumut.id, Kamis (1/10/2020).

GP Ansor dan NU telah memanggil SM  dalam rangka tabayyun. Dari pertemuan tersebut, SM mengakui perbuatannya dan kemudian meminta maaf kepada GP Ansor dan NU se-Indonesia.

"Artinya sudah tabayyun waktu itu, nah ini nggak tahu bisa mencuat. Tapi kami MUI Tanjungbalai sangat kecewa dengan apa yang dilakukan SM," ujarnya.

MUI Kota Tanjungbalai belum melakukan pemanggilan secara organisasi karena masih menunggu hasil keputusan.

Secara pribadi, Abdul Rahim sudah memanggil SM untuk dimintai penjelasan. (suara/pantausatu)  

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel