Ferdinand "Tampar Keras" Fadli Zon: Sugi Nur Ditangkap Atas Pesanan Abang

Ferdinand Hutahahean


PANTAUSATU.id
- Berdasarkan pantauan di media sosial Twitter, mantan politikus Demokrat Ferdinand Hutahahean menampar keras muka Fadli Zon di cuitannya. Ferdinand mengungkapkan demikian terkait kasus penangkapan Sugi Nur beberapa hari yang lalu.

Dalam cuitannya, Ferdinand Hutahahean mengatakan bahwa UU ITE merupakan produk hasil jerih payah politisi Partai Gerindra tersebut. Namun Fadli Zon seolah lupa apa yang pernah disahkannya UU ITE itu.

Sbg seorang anggota @DPR_RI yg pernah turut mengesahkan banyak UU yg mengatur ttg ITE, hak menyampaikan pendapat dimuka umum, dan banyak UU lain, tak sepatutnya bang Fadli komentar sprt ini. Krn penangkapan itu berdasar UU yg abang turut sahkan sbg DPR, bkn atas pesanan penjajah," tulis Ferdinand Hutahahean di akun Twitter pribadinya, Minggu (25/10/2020).

Warganet yang mengetahui percakapan tersebut, turut menyumbangkan pemikirannya yang ditujukan buat Fadli Zon.

"Mungkin dia lupa bang...," tulis @otedunta.

"Tentunya UU berlaku buat semua, pendukung atau mereka yg bersebrangan," tulis @arshasen.

"Betul betul betul. Fadli zon sebetulnya mantan perusuh, hingga sekarangpun pembuat rusuh. UU yang dia tahu hanya untuk menjaga harta saudara (cendana) setelah tidak berlaku menentang seakan semua salah untuk diterapkan itu. Fadli zon kaku," tulis @Marsuci6.

Diberitakan, Fadli Zon dengan percaya diri membela Sugik Nur yang ditangkap. Fadli Zon bahkan meluapkan kekesalannya pada UU ITE yang telah disahkanya dengan menyebut pasal karet. (pantausatu)  

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel