Ferdinand Sebut Ustadz Tengku Zul Tukang Sabung Ayam, Ini Gegaranya

Wakil Sekjen MUI Tengku Zulkarnain


PANTAUSATU.id
- Wakil Sekjen MUI Ustadz Tengku Zulkarnain menjadi sorotan warganet lantaran membuat sebuah polling tentang kepemimpinan di akun pribadi miliknya. Entah siapa yang dimaksud Ustadz Tengku Zul dengan kata Pemimpin. 

"Pooling.

Pertanyaan:

Masih wajibkah kita mendengarkan titah Pemimpin yg "budeg" terhadap aspirasi rakyatnya...?

(Boleh tuliskan juga komentar anda)," tulis Ustad Tengku Zulkarnain di cuitannya, Jumat (23/10/2020). 

Ustadz yang mondar-mondar ceramah di stasiun televisi swasta Nasional TVOne sangat percaya diri untuk mengetahui bagaimana respon warganet terhadap cuitannya tersebut.

Cuitan Ustadz Tengku Zulkarnain justru mendapat sentilan dari mantan politikus Demokrat yaitu Ferdinand Hutahahean.

Menurut Ferdinand, Ustadz Tengku Zul tidak pantas menyandang gelar ulama. Kata Ferdinand, Ulama itu meluruskan bukan malah memprovokasi.

"Pertanyaan sprt ini sungguh tak patut dr seorang ulama kecuali dr tukang sabung ayam. Seorang ulama mestinya meluruskan, menegur yg salah bkn memprovokasi pembangkangan. Zul profesinya sbg apa?," Komen Ferdinand Hutahahean.

Ferdinand juga mengkritik keras, cuitan Ustadz soal kata 'Pooling'. Ferdinand menilai kata 'Pooling' seharusnya 'Polling'

"Zul, yang benar POLLING bukan POOLING. POLL dgn POOL itu sgt beda makna," tulisnya.

Pendapat Ferdinand dikomentari warganet lainnya.

"Terlalu mulia klu si Zul dikatakan seorang ulama..., krn dia hylah seorang pelacur agama..," tulis akun @eko63691.

"dia tukang sabung... entah sabung ayam, entah sabung politik," tulis akun @dawiguna.

Cuitan Ustadz Tengku Zulkarnain ada juga direspon baik oleh warganet lainnya.

"Klo sdh tidak amanah,  apalagi yg harus dipercaya ???

Mendengar rintihan rakyatpun sdh enggan,  apalagi memperhatikan rakyat," tulis akun @Kayra_Irish

Sampai tulisan ini disusun, polling cuitan Ustadz Tengku Zulkarnain telah tembus 10.823 suara. (pantausatu) 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel