Fahrurrozi Ishaq, 'Gubernur Bayangan' Lawan Ahok, Meninggal karena Corona, FPI Berduka

KH Fahrurrozi Ishaq. Foto: timur.jakarta.go.id


PANTAUSATU.id
- Petinggi FPI Fahrurrozi Ishaq meninggal dunia. Dia sempat dirawat di RS Polri Kramat Jati dan diswab. Hasilnya positif.

"Beliau hasil swab di RS Polri confirm COVID-19," kata KABID Yan Medwat RS Polri Kombes Pol Yayok Witarto.

Informasi yang dihimpun, Fahrurrozi menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati pada Minggu (25/10). Saat itu, tim dokter memutuskan untuk melakukan swab.

Di hari yang sama hasilnya sudah keluar dan ternyata positif corona.

Namun, keluarga menolak untuk melanjutkan perawatan di RS Polri. Keesokan harinya, Fahrurrozi pulang.

Pada Selasa (27/10) dini hari, kondisi Fahrurrozi memburuk. Keluarga lalu membawanya ke RS Hermina Jatinegara Jakarta Timur yang tak jauh dari kediamannya di kawasan Rawa Buaya.

Setibanya di rumah sakit, Fahrurrozi dinyatakan meninggal. Para pelayat pun berdatangan ke kediamannya.

Nama Fahrurrozi sempat mencuat saat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diangkat menjadi Gubernur DKI Jakarta menggantikan Jokowi yang terpilih jadi Presiden. FPI dan sejumlah ormas lainnya melantik Fahrurrozi sebagai Gubernur DKI Jakarta tandingan. 

FPI dan juga PA 212 Berduka  

Sekjen PA 212 Novel Bamukmin mengatakan, Fahrurrozi Ishaq meninggal sekitar pukul 00.15 WIB di Rumah Sakit Hermina, Jatinegara. 

“Benar, kami turut berduka cita,” kata Novel kepada, Selasa (27/10).

Namun, Novel tak merinci apa penyakit Fahruurozi sebelum meninggal.

Novel menuturkan, Fahrurrozi tokoh yang mantan gubernur Muslim Jakarta atas dasar pilihan umat ini pernah menolak kepemimpinan Basuki Tjahja Purnama.

“Beliau menolak kepemimpinan Ahok dan beliau merupakan ulama karismatik Jakarta,” ujar Novel. (kumparan/pantausatu)  

REKOMENDASI

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel