Dinas Pendidikan Babel Dikecam Kasus Buku Felix Siauw Jadi Bacaan Wajib Siswa

Felix Siauw


PANTAUSATU.ID
- Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dikecam warganet karena memberikan surat instruksi dari kepada Sekolah SMA/SMK untuk mewajibkan para siswa/siswi membaca buku Felix Siauw yang menjadi salah satu dedengkot pengusung khilafah.

Dalam instruksi tersebut para siswa diwajibkan membaca buku Felix dan membuat rangkuman, kemudian diserahkan ke Dinas Provinsi.


Instruksi tersebut viral dan menjadi perbincangan di media sosial. Warganet mengecam keras instruksi Dinas Pendidikan Bangka Belitung dan meminta agar dia dicopot dari jabatannya karena dinilai mendidik para siswa untuk menjadi pendukung khilafah.

“Tindak tegas dong Pak @nadiemmakarim. Copot kepala dinasnya. mewajibkan baca buku yg jelas2 penulisnya beraliran HTI & sdh dilarang di Indonesia adalah salah satu tindakan pengkhianatan atas NKRI. Aplg ini institusi pendidikan. Gila bener tuh kadis terang2an dukung khilafah”, tulis @santy_novi

“Apakah ini benar?, yang penting Kemendikbud Belitung sudah menyalahi aturan pendidikan, pemaksaan membaca diluar dari Mata Pelajaran itu pelanggaran HAM. Apalagi ini suatu pembodohan, itu jelas arahnya ke Intoleran dan faham khilafah. Kemendikbud Belitung sudah kerasukan khilafah”, @EvanisaNkri

“Mereka meneriakkan PKI bangkit lagi agar semua orang lupa bahwa kelompok HTI, antitolerans dan radikal menyusup ke semua lini pemerintah termasuk pendidikan Ini contohnya”, @murtadhaoneee


(Suara Islam) 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel