Ayub Junaedi Polisikan Gus Nur atas Dugaan Ujaran Kebencian Terhadap NU

Nur Sugik


PANTAUSATU.id
- Nur Sugik atau Gus Nur dilaporkan Mantan Ketua GP Ansor Jember Ayub Junaidi ke kepolisian.

Hal itu karena Gus Nur dianggap telah melakukan pencemaran nama baik dan ujaran kebencian terhadap Nahdlatul Ulama (NU).

Ujaran kebencian yang dimaksud terucap ketika Gus Nur berbincang dengan Refly Harun yang juga dipublikasikan ke kanal Youtube pakar hukum tata negara tersebut.

Gus Nur melayangkan kata-kata pedas untuk NU dengan perumpamaan yang ditafsirkan 'buruk'.

Gus Nur menyebut NU diibaratkan bus umum dengan sopir yang mabuk dengan tindak tanduk penumpang yang juga disebutnya bobrok.

"NU di rezim ini sudah berubah 180 derajat, penumpangnya merokok semua, yang wanita mengumbar aurat. Ini berberbeda dengan NU yang saya kenal dulu," ujarnya dalam kanal Youtube Refly Harun.

Menurut Ayub, apa yang disampaikan oleh Gus Nur sudah masuk dalam ujaran kebencian dan melanggar UU ITE. Karena itu, ia melaporkan tindakan tersebut ke Polres Jember.

"Saya atas nama pribadi dan ternyata didukung oleh kawan-kawan Ansor, melaporkan dan meminta tindakan tegas aparat terhadap tindakan tersebut," tuturnya.

Ayub berharap tindakan seperti itu tidak terjadi lagi dan meminta proses hukum bisa berjalan sesuai aturan. Ia meminta warga NU tetap tenang menghadapi hal seperti itu. (PortalJember.com)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel