Andi Arief Sebut NU Bakal Catat Sejarah Bila Maafkan Sugik Nur, Netizen: Emang Siapa Elo?

Post a Comment
Andi Arief


PANTAUSATU.id
- Penangkapan Sugi Nur terus menjadi sorotan publik. Pasalnya Sugi Nur telah melecehkan warga Nahdlatul Ulama. 

Politisi Partai Demokrat Andi Arief dalam sebuah postingannya di media sosial mengatakan lebih baik NU memaafkan Sugi Nur. Menurutnya, NU bakal dicatat dalam sejarah karena Sugi Nur pertarungan sepadan.

"NU itu organisasi besar. Mudah-mudahan masih memberi ruang maaf pada Gus Nur. Saya percaya akan dimaafkan. Dengan memaafkan berarti NU akan dicatat sejarah mampu keluar dari pertarungan tidak sepadan. NU bukan padanan Gus Nur," tulis Andi Arief di akun sosial media pribadinya Twitter, Minggu (24/10/2020).

Cuitan Andi Arief mendapat reaksi keras dari netizen Twitter dengan nama akun @LOVE_AG4EVER. Netizen itu menyebut Andi Arief siapa yang berani-beraninya mengatur-atur.

"Emang Siapa elo ...?? Sok sok ngatur. Berkali kali di hinakan , apa harus terus memaafkan...??," tulis @LOVE_AG4EVER.

Netizen dengan akun @Novrdx1 turut mengomentari Andi Arief.

"@AndiArief__  NU sudah mencatat & bagian dari sejarah besar di negeri ini.   Hrsnya ente tanya si sugik , catatan sejarah apa yg udah dia buat di negeri ini selain turut dlm penyebaran pembalut  secara masif &  tersetruktur ??," tulis @Novrdx1.

Komentar lainnya juga ditujukan buat Andi Arief, jangan ikut campur dan sok ngatur.

"Indonesia itu Amburadul karena banyak orang yg tidak punya kepentingan tetapi ikut campur dan sok ngatur....," tulis @hudattamini.

Dan yang tak kalah kerasnya komentar netizen lainnya dengan menyebut Andi Arief bukan orang NU jadi tidak mengerti perasaannya. 

"Dia??? Dia bkn org NU jadi tk akan mengerti perasaannya jika berkali2 dituding, dimaki2, difitnah oleh nursugi. Berkali2," tulis @216yussuf. 

Diberitakan, Sugi Nur diciduk Bareskrim dirumahnya di Malang, Jawa Timur. Nur Sugi ditangkap kasus pelecehan terhadap NU. Sugi Nur membuat konten provokasi di YouTube bersama Refly Harun. (pantausatu)

Pantausatu
Media mencerahkan juga mencerdaskan

Berita lainnya

Post a Comment