Gatot Tuding Penolaknya Massa Bayaran, Netizen: Ente Kali Pak, Orang Bayarannya

Massa menolak Deklarasi KAMI di Surabaya


PANTAUSATU.ID
- Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, yang juga salah satu deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), menyebut kelompok demonstran yang kontra dengan gerakannya di Surabaya adalah massa bayaran.

Sebelumnya, silaturahmi KAMI di Surabaya batal dihelat lantaran lokasi acara digeruduk massa yang mengatasnamakan Surabaya Adalah Kita.

“Karena yang demo di sana, karena kehadiran KAMI akhirnya ada demo. Demo kan dibayar. Dalam ekonomi susah seperti ini, ada rekan-rekan yang kesulitan dan ada tawaran ya diterima,” kata Gatot, di Masjid As-salam Puri Mas Surabaya, Senin (28/9).

Pernyataan Gatot itu kemudian mendapat banyak komentar dari netizen.

Pemilik akun twitter @Rizmaya__ dalam cuitannya mengatakan “Penolak KAMI di Surabaya BUKAN ORANG BAYARAN kaleee…tapi mereka ORANG WARASSSS.!!! Paham Jenderal @Nurmantyo_Gatot.”

Selain dari @Rizmaya__ tampak juga komentar dari netizen lainnya.

@Bams_1eng: Yang diusir dari Surabaya orang bayaran bukan

@wantahgdn: Sudah diduga kalau pada akhirnya tetap menyalahkan pemerintah dg modus orang bayaran. Apa tdk ada alasan yang lain to Tot.. Gatot

@JafYaya2150: Ini benar perkataannya Mantan Panglima Jenderal @Nurmantyo_Gatot, awas nanti tdk di akui perkataannya lagi seperti alasan di pecatnya.sebab yg KAUM WARAS itu banyak bukan seupil seperti pemuja KAMI.

@Mangomo9: Kalau pak Gatot dpt bayaran gak dari Cendana? tentunya anda telah punya uang banyak ya? dan siapa yg anda bayar? yg hadir/anggota KAMI?

@utuhpy: Yang menuduh orang bayaran biasanya dia sendiri yang bayaran, Dibayar oleh keluarga C yang membenalu dinegeri ini

@ekosnrd: Ente Kali pak, orang bayarannya.


(melekpolitik) 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel