Ambang Batas Pilkada Banyak Kritikan, KPU Buka Kembali Pendaftaran Cakada demi Cegah Calon Tunggal

Post a comment
Ilustrasi pilkada


PANTAUSATU.ID
- Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali membuka pendaftaran pasangan calon peserta Pilkada Serentak 2020 di 28 daerah pada Jumat (11/9) usai mendapat kritikan masyarakat lantaran ambang batas pencalonan kepala Daerah. 

Pendaftaran kembali dibuka karena di daerah tersebut baru terdapat satu bakal pasangan calon yang mendaftar.

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan pihaknya akan kembali membuka pendaftaran selama tiga hari ke depan. Pendaftaran gelombang kedua ini akan ditutup akhir pekan ini.

"Tanggal 11, 12, 13 September KPU membuka pendaftaran kembali," kata Arief di Kantor KPU, Jakarta, seperti disiarkan CNN Indonesia Tv, Selasa (8/9).

Arief menjelaskan KPU tak terburu-buru membuka kembali pendaftaran saat menemukan paslon tunggal. KPU memutuskan penundaan tahapan terlebih dahulu pada Senin (7/9).

Kemudian KPU di 28 daerah menggelar sosialisasi terkait pembukaan kembali masa pendaftaran. Sosialisasi digelar selama tiga hari pada Selasa (8/9) hingga Kamis (10/9).

"Bisa saja setelah pembukaan pendaftaran kembali, bisa tetap atau bisa juga berubah. Finalnya kita tunggu penetapan paslon nanti," ujar Arief.

Pilkada dengan satu pasangan calon diperbolehkan oleh Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. Undang-undang itu menyebut pilkada bisa dilanjutkan jika hingga masa perpanjangan pendaftaran tak ditemukan pasangan calon lainnya.

Pasal 54c ayat (1) Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada mengatur pilkada bisa dilangsungkan dengan satu pasangan calon jika hingga masa perpanjangan pendaftaran tidak ada kandidat baru.

Paslon tunggal akan berhadapan dengan kotak kosong. Mereka dinyatakan menang jika meraih lebih dari 50 persen dari suara sah.

KPU tak menjabarkan daftar daerah yang membuka kembali masa pendaftaran. Namun Bawaslu mencatat paslon tunggal sementara terdapat di daerah berikut:

Jawa Timur

1. Ngawi

2. Kediri

Jawa Tengah

3. Kebumen

4. Wonosobo

5. Sragen

6. Boyolali

7. Grobogan

8. Kota Semarang

Kepulauan Riau

9. Bintan

Jambi

10. Sungai Penuh

Bali

11. Badung

Sulawesi Selatan

12. Gowa

13. Soppeng

Papua Barat

14. Manokwari Selatan

15. Raja Ampat

16. Pegunungan Arfak

NTB

17. Sumbawa Barat

Sumatera Barat

18. Pasaman

Sumatera Utara

19. Pematangsiantar

20. Serdang Bedagai

21. Gunung Sitoli

22. Humbang Hasundutan

Sulawesi Barat

23. Mamuju Tengah

Bengkulu

24. Bengkulu Utara

Sumatera Selatan

25. Ogan Komering Ulu

26. Ogan Komering Ulu Selatan

Kalimantan Timur

27. Balikpapan

28. Kutai Kartanegara


Sumber: cnnindonesia

Pantausatu
Media mencerahkan juga mencerdaskan

Berita lainnya

Post a comment