96 Petugas Bawaslu Boyolali Positif Corona Usai Awasi Pilkada

Post a Comment
Ilustrasi Covid-19


PANTAUSATU.ID
- Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan mengatakan ada 96 orang petugas pengawas pemilu di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona (Covid-19). Mereka dinyatakan positif usai menjalani tugas yang berkaitan dengan tahapan Pilkada Serentak 2020.

Abhan mengatakan hal itu diketahui usai tes PCR massal dilakukan terhadap seluruh pengawas pemilu di Boyolali. Tes tersebut merupakan inisiatif Bawaslu Boyolali bersama Satuan Tugas Covid-19 setempat.

"Yang sudah ada hasilnya memang sampai hari ini ditemukan 96 jajaran penyelenggara pengawas pemilu di tingkat ad hoc itu yang dinyatakan positif atas dasar swab," kata Abhan dalam jumpa pers daring, Senin (7/9).

Abhan menjelaskan jumlah itu tersebar di delapan belas kecamatan. Sementara hasil swab petugas di empat kecamatan lainnya belum keluar hingga saat ini.

Dia juga mengonfirmasi para petugas itu positif Covid-19 usai menjalankan tugas pengawasan Pilkada Serentak 2020. Para petugas baru saja melaksanakan pemutakhiran data pemilih (mutarlih) pada 15 Juli-4 Agustus.

"Kalau ada pertanyaan ini terjadi ketika menjalankan tugas atau tidak, ya tentunya ini dalam konteks menjalankan tugas tahapan kemarin mutarlih," ujar Abhan.

Abhan mengatakan kerja petugas tingkat desa yang terpapar Covid-19 sementara ini ditangani petugas kecamatan. Lalu kerja petugas kecamatan yang terpapar Covid-19 ditangani petugas kabupaten.

"Kami mohon doa dari kawan-kawan semuanya mudah-mudahan yang dinyatakan positif covid ini bisa segera sehat kembali dan yang belum ada hasilnya mudah-mudahan hasilnya negatif," ujar Abhan.

Pilkada Serentak 2020 telah memasuki masa pencalonan. KPU akan menetapkan pasangan calon pada Rabu (23/5). Setelah itu, akan ada masa kampanye hingga Minggu (5/12). Hari pencoblosan jatuh pada Rabu (9/12). (cnn/ps) 

Pantausatu
Media mencerahkan juga mencerdaskan

Berita lainnya

Post a Comment