Tolak Perintah Zulhas Dukung Gibran, Kader PAN Solo Ramai-ramai Mundur dari Pengurus

Zulhas dan Gibran


PANTAUSATU.ID - Wakil Ketua Bidang Pengkaderan DPD PAN Kota Solo, Putri Listyandari R akan menyerahkan surat pengunduran diri ke pengurus DPD PAN Kota Solo.

"Rencananya hari ini, suratnya saya sampaikan," kata Putri kepada TribunSolo.com, Sabtu (15/8/2020).

Putri mengungkapkan dirinya sebenarnya ingin menyerahkan surat itu pada Jumat (14/8/2020) namun itu ditundanya.

"Kemarin belum sempat mencetak lalu wartawan sudah hadir di DPD harus menemui, belum sempat cetak," ungkap dia.

"Lalu ada insiden kita disuruh keluar dari kantor lalu kantor DPD dikunci jadi tidak bisa mencetak surat. Hari ini insyaAllah saya sampaikan," tambahnya.

Putri mengatakan dirinya sebenarnya hendak menyerahkan surat itu tadi pagi namun lantaran kantor masih tutup ditangguhkanlah niatnya.

"Rencananya hari ini, tapi tadi pagi saya cek masih tutup," katanya.

Diusir dari Kantor DPD

Sebelumnya, dua kader Partai Amanat Nasional (PAN) telah menyatakan mundur dari jabatan mereka di DPD partai.

Keduanya, yakni Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan DPD PAN Kota Solo, Siti Nur Zulaikha dan Wakil Ketua Bidang Pengkaderan DPD PAN Kota Solo, Putri Listyandari R.

Putri menjelaskan dirinya dan Zulaikha sampai saat ini masih mengantongi kartu tanda anggota (KTA) PAN.

"Jadi tidak ada kewajiban lagi sebagai pengurus harian tetapi masih anggota kayak kader yang lain," jelasnya.

Putri dan Zulaikha sempat hendak mencetak surat pengunduran diri di Kantor Sekretariat DPD PAN Kota Solo, Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Jumat (14/8/2020).

Selain itu, mereka juga hendak memberikan konferensi pers kepada awak media yang awalnya akan dimulai pukul 13.00 WIB.

Adapun sejumlah wartawan baru datang ke Kantor Sekretariat DPD PAN Kota Solo sekira pukul 13.30 WIB.

"Kemarin belum sempat mencetak lalu wartawan sudah hadir di DPD harus nemui jadi belum sempat mencetak," terang Putri.

Konferensi pers, lanjut Putri, akhirnya dibuat menjadi 2 sesi, yakni pada pukul 13.30 WIB dan pukul 15.00 WIB.

Itu lantaran masih menunggu kedatangan pewarta lain.

Adapun sejumlah wartawan yang hadir sudah lebih dulu melakukan wawancara.

"Waktu itu memang ada satu orang pengurus PAN wilayah laweyan, suami saya, sama ada yang mengurusi kantor DPD," kata dia.

Tak berselang lama, telepon milik pengurus Kantor Sekretariat DPD PAN Kota Solo berdering.

Terpampang nama Ketua DPD PAN Kota Solo, Achmad Sapari dalam layar teleponnya.

"Pak Sapari meminta ke orang yang mengurusi kantor, yang ada di kantor disuruh keluar," jelas Putri.

"Alasannya, kantor hanya untuk rapat bukan untuk kegiatan-kegiatan yang lain," urainya.

Menurut Putri, Kantor Sekretariat DPD PAN Kota Solo sejatinya bisa digunakan para kader untuk berkegiatan.

"Kantor DPD PAN dari dulu, rumahnya PAN Solo," ujar dia.

"Kader bisa melaksanakan kegiatan apapun, dipersilahkan tidak masalah," tambahnya.

Alhasil, konferensi pers sesi 2 dilaksanakan di halaman Kantor Sekretariat DPD PAN Kota Solo.

"Ya, sudah kita akhirnya di teras untuk sesi yang kedua," ucap Putri. (din)


Sumber: tribunnews

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel