PSBB Tangerang Raya Kembali Diperpanjang Hingga 6 September

Gubernur Banten, Wahidin Halim. (CNN Indonesia)


PANTAUSATU.ID - Pemerintah Provinsi Banten secara resmi memperpanjang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pencegahan virus corona untuk kali kesembilan di wilayah Tangerang Raya hingga dua pekan hingga 6 September.

Keputusan itu tertuang dalam Keputusan Gubernur Banten Nomor 443/Kep.203-Huk/2020 Tentang Penetapan Perpanjangan Tahap Kesembilan PSBB di Wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan dalam rangka percepatan penanganan Covid-19.

"Menetapkan perpanjangan tahap kesembilan PSBB di wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan, dalam rangka percepatan penanganan Covid-19," demikian bunyi ketetapan dalam salinan Kepgub, Senin (24/8).

Dalam Kepgub yang ditandatangani Gubernur Banten, Wahidin Halim tertanggal 23 Agustus itu menimbang, perpanjangan PSBB di wilayah Tangerang Raya lantaran masih ditemukan kasus penyebaran Covid-19 di tiga wilayah tersebut.

Perpanjangan itu, Wahidin sekaligus mewajibkan tiga kepala daerah di wilayah Tangerang Raya untuk memperpanjang PSBB sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan konsisten mensosialisasikan pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakat.

Selanjutnya, perpanjangan dapat kembali diberlakukan selama 14 hari berikutnya bila masih ditemukan kasus penyebaran.

"Perpanjangan tahap kesembilan PSBB dilaksanakan selama 14 hari sejak tanggal 24 Agustus 2020 sampai dengan tanggal 6 September 2020, dan dapat diperpanjang jika masih terdapat bukti penyebaran," ujar Wahidin.

Wahidin sebelumnya resmi memperpanjang PSBB Tangerang Raya untuk kali kedelapan pada 9 Agustus lalu, dan berlaku selama dua pekan sejak 10-23 Agustus. Penetapan perpanjangan itu sekaligus juga telah dilakukan secara berkala sejak diberlakukan kali pertama pada 18 April.

Sementara itu, mengutip laporan harian Covid-19 Provinsi Banten per Minggu (23/8), jumlah kasus positif di wilayah itu telah mencapai 2.360 kasus, dengan 502 orang di antaranya berstatus kasus aktif. Dari jumlah tersebut, 122 di antaranya tercatat meninggal dunia dengan 1.736 dinyatakan sembuh.

Sedangkan, Kota Tangerang masih tercatat sebagai wilayah dengan jumlah kasus positif aktif terbanyak dengan 180 kasus. Disusul Kabupaten Tangerang dengan 165 kasus aktif dan Kota Tangsel dengan 78 kasus aktif. (din)


Sumber: cnnindonesia

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel