Pilkada Tangsel, Saraswati Tak Ingin Besar Kepala Meski Dapat Dukungan Beragam Komunitas Masyarakat

Bakal calon Wakil Wali Kota Tangsel Rahayu Saraswati Djojohadikusumo usai menerima dukungan dari sejumlah komunitas warga di RM Pondok Kemangi, Jalan Pahlawan Seribu, Lengkong Karya, Serpong, Tangsel pada Selasa (25/8/2020).


PANTAUSATU.ID
- Walau menerima banyak dukungan, Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, tidak mau besar kepala.

Dukungan yang disampaikan langsung oleh sejumlah kelompok masyarakat Tangsel jelang masa pendaftaran kandidat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tangsel, tepatnya 6 September 2020 mendatang itu sangat disyukurinya.

Menurut perempuan yang akrab disapa Sara itu, dukungan kepada dirinya bersama calon Wali Kota Tangsel, Muhamad merupakan kesempatan untuk berkomunikasi dan menerima masukan demi kemajuan kota Tangsel.

"Saya dan Babe Muhamad sangat bersyukur, tiap hari ada pernyataan dukungan dan juga doa buat kami. Termasuk dari mereka yang membuka kesempatan kepada kami untuk memperkenalkan diri," kata Saraswati usai menerima dukungan dari sejumlah komunitas warga di RM Pondok Kemangi, Jalan Pahlawan Seribu, Lengkong Karya, Serpong, Tangsel pada Selasa (25/8/2020).

Seminggu belakangan, khususnya pasca deklarasi dukungan tujuh partai politik, pasangan Muhamad-Saraswati dibanjiri dukungan dari berbagai elemen masyarakat lintas agama, kalangan pengusaha pariwisata dan restoran, kelompok pemuda atau milenial, ibu-ibu rumah tangga, sampai klub sepakbola.

"Minimal kami bisa menjelaskan visi misi dan program kami ke depan agar mereka pun bisa menyampaikan kepada saudara-saudaranya apa yang menjadi tujuan kami maju di Pilkada Tangsel. Itu kan yang penting sebenarnya. Nanti biarkanlah masyarakat yang mengambil keputusan," terang Sara.

Mengenai pertemuan dengan kelompok Nahdlatul Ulama dan para aktivis gereja di Tangsel, Saraswati menegaskan forum-forum dialog itu tidak semata untuk kepentingan politik, tetapi lebih kepada silaturahmi menjaga Bhinneka Tunggal Ika. 

Silaturahmi dengan tokoh-tokoh agama adalah untuk kepentingan menjaga persatuan Indonesia, menjaga nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, juga untuk memastikan Pilkada Tangsel akan berjalan damai dengan bantuan para tokoh agama.

"Kami tentu menyadari tokoh-tokoh agama ini pasti bukan hanya bertemu dengan kami, tapi kami sangat menghormati dan bersyukur diberi kesempatan bertemu. Minimal mereka bisa bertemu langsung, bukan berdasarkan apa yang mereka dengar dari media, bisa menilai secara pribadi dari pertemuan dengan kami," ucapnya.

Hari ini juga, Saraswati menerima dukungan dari kaum ibu yang tergabung dalam Forum Wanita Nasional Indonesia (Forwani).

Pertemuan mereka berlangsung di Posko Forwani, Jalan Baru Luk, Bakti Jaya, Setu, Tangsel. 

Menurutnya, pertemuan dengan kelompok-kelompok masyartakat ini sesuai dengan tekad Muhamad-Saraswati membawa perubahan berbasis komunitas.

"Saya menyambut semangat dari ibu-ibu, mereka punya semangat sosial, punya semangat filantropis dan kami punya kesamaan di situ. Kami memang mau membawa perubahan dengan program-program berbasis komunitas," tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Forwani Komariah mengungkapkan alasan pihaknya mendukung pasangan Muhamad-Saraswati. 

Alasannya Kota Tangsel membutuhkan perubahan yang ditawarkan oleh Muhamad-Saraswati, khususnya pada isu lingkungan hidup. 

"Forwani sendiri adalah organisasi wanita yang fokus pada kegiatan-kegiatan sosial dan pelestarian lingkungan hidup," jelas Komariah. (din)


Sumber: tribunnews

REKOMENDASI

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel