Pilkada Cilegon, Polemik Partai Berkarya Terkait SK Dukungan ke Helldy Agustian

Polemik SK dukungan ke Helldy Agustian


PANTAUSATU.ID - Polemik yang terjadi ditubuh Partai Berkarya seolah tak pernah berhenti, walaupun sudah keluar surat rekomendasi (SK dari DPP Partai Berkarya untuk calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada Pilkada Kota Cilegon 2020. Adalah Plt. Ketua DPD Partai Berkarya Cilegon Silvi Shovawi Haiz yang menuding SK rekomendasi yang didapat oleh Helldy Agustian adalah bodong.

“Itu SK yang didapat Helldy Agustian adalah bodong, kenapa demikian, karena sebagai Plt, saya tetap dari awal perintah dari DPP agar mencari figur yang dicalonkan,” kata Silvi, Sabtu 22 Agustus 2020.

Dia mengatakan, sejak awal dirinya sudah melihat banyaknya kejanggalan terkait organisasi ditubuh Partai Berkarya Banten. Salah satunya adalah terkait pembekuan Plt DPW, DPD Berkarya se-Banten yang beredar tersebut.

“Masa iya, saya menerima SK Plt DPD Partai Berkarya Cilegon tanggal 9 Agustus 2020, kemudian surat pembekuan tertanggal 5 Agustus 2020. Bahkan dalam surat rekomendasi tersebut nama wakil yang diusung partai Berkarya jelas salah,” ujarnya.

Silvi menambahkan, dalam pencalonan Wali Kota dan Wakil Wali Kota semuanya sudah diatur oleh AD dan ART. Dimana, kata dia, DPP telah membentuk tim Sembilan dan akan menyeleksi sejumlah nama-nama baik yang didukung maupun beredar.

Atas amanat tersebut, dirinya disuruh mencari figur Calon Wali Kota dan Wakil yang diusung oleh Partai Berkarya. Karena mengusung perubahan, maka dipilihlah Reno Yanuar (Ketua DPC PDIP) sebagai Calon Wali Kota sekaligus berkoalisi. Namun pihaknya masih mengosongkan calon Wakil.

“Saat Rakernas juga Helldy Agustian itu datang sebagai apa, karena dia sudah di-Plt. Jadi wajar saja kalau tidak dianggap karena masih ikut ke Tommy. Surat keinginan kami dari DPD sudah dilayangkan. Rencananya Senin 24 Agustus 2020 saya menghadap Mahkamah Partai,” tutur Silvi.

Terpisah ketika dikonfirmasi Helldy Agustian enggan berkomentar banyak mengenai tudingan tersebut. Bahkan ia menyerahkan sepenuhnya kepada DPP Partai Berkarya.

“Nggaklah, semua itu ranahnya di DPP, saya tidak tahu menahu mengenai hal itu,” ucapnya. (din)


Sumber: kabarbanten

REKOMENDASI

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel