Luhut Minta Masyarakat Tak Khawatir dengan Resesi

Post a Comment
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Panjaitan 


PANTAUSATU.ID
- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Panjaitan meminta masyarakat tidak cemas dengan ancaman resesi ekonomi. Ia menegaskan pemerintah tetap bekerja keras untuk menjaga ekonomi agar tetap tumbuh positif pada kuartal III tahun ini.

Itu dilakukan karena pertumbuhan ekonomi minus 5,3 persen pada kuartal II.

Luhut mengatakan kalau pun pertumbuhan ekonomi berada di bawah nol persen dan Indonesia masuk ke fase resesi, itu juga tak perlu terlalu dicemaskan.

"Kami jangan ditakut-takuti kalau ada sampai negatif di kuartal III ini, kami berjuang sekuat kuatnya. Tapi kalau itu pun terjadi, itu bukan akhir dari segala-galanya," kata Luhut saat menjadi Keynote Speaker dalam Kickoff Program Bank Indonesia dalam Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, Minggu (30/8).

Luhut juga menegaskan dibandingkan dengan negara-negara maju dan berteknologi tinggi, Indonesia akan lebih cepat dalam melakukan pemulihan ekonomi akibat pandemi covid-19.

Dalam obrolannya dengan Bank Dunia (World Bank) pada Sabtu (29/8), Luhut mengatakan Indonesia kecepatan pemulihan itu terjadi karena pertumbuhan ekonominya bergantung dengan konsumsi yang kontribusinya mencapai 58 persen dari total Produk Domestik Bruto (PDB).

"Mereka sebut Indonesia lebih mudah recovery karena memiliki komposisi pertumbuhan ekonomi didominasi oleh konsumsi, dibandingkan negara-negara lain yang hanya manfaatkan tekonologi saja. Makanya kami siapkan ini. Apalagi UMKM ini bisa jadi pendorong konsumsi domestik," katanya.

Menurutnya, dengan kombinasi sektor konsumsi yang ditopang UMKM serta pengembangan teknologi informasi yang dimiliki, ekonomi Indonesia akan lebih mudah pulih.

Karena itu lah, Luhut meminta semua pihak memupuk semangat inovasi dan tak pesimistis dengan kondisi saat ini. Sebab, dalam hidup, kata dia optimisme sangat penting supaya Indonesia bisa keluar dari tekanan.

"Itu saya alami dalam perjalanan karir saya. Dalam keadaan yang sulit pun saya tetap optimistis, pasti saya dapat solusi untuk menyelesaikan masalah itu," tuturnya.

Luhut juga mengklaim saat ini ini lebih dari seribu anak muda Indonesia telah bekerja sama mengembangkan inovasi berbasis teknologi dalam mendorong UMKM maupun penyaluran dana pemulihan ekonomi nasional.

"Kemarin saya video call dengan para anak muda dari semua platform itu. Mereka bertekad tidak hanya ingin ambil untung tetapi juga ingin memberikan yang terbaik untuk negeri," tandasnya. (din)


Sumber: cnnindonesia 

Pantausatu
Media mencerahkan juga mencerdaskan

Berita lainnya

Post a Comment